Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Harta Karun Senilai Rp7 M Ini Tersembunyi 20 Tahun di Gudang

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 16 Agustus 2018 17:41
Harta Karun Senilai Rp7 M Ini Tersembunyi 20 Tahun di Gudang
Mobil ini `terkurung` selama 2 dekade.

Dream – Seorang pria ini bisa disebut sangat beruntung. Dia berhasil mendapatkan “ harta karun” di gudang kakeknya.

Apa itu? Pria ini menemukan mobil Lamborghini langka, yaitu Lamborghini Countach.

Dilansir dari Carscoops, Kamis 16 Agustus 2018, pengguna Reddit bernama Eriegin, mengunggah foto-fotonya dan pengalamannya menemukan harta karun ini.

“ Kakekku membeli mobil ini untuk bisnis mobil eksotik pada akhir 1989,” kata dia.

Wow, ada Lamborghini Countach putih di garasi sang kakek.

Namun, lanjut Eriegin, biaya asuransi mobil yang melangit membuat kakek Eriegin menyimpan mobil-mobil mewah itu di garasi. Tak tanggung-tanggung, disimpan selama 20 tahun.

“ Jangan tanya saya kenapa. Saya benar-benar tak ada petunjuk,” kata dia.

Tak hanya Countach, ada juga “ simpanan” lain di gudang, yaitu Ferrari 308. Wow.

1 dari 2 halaman

Ini Spesifikasi Countach

Tunggangan ini disebut-sebut merupakan Countach 500S. Hanya ada 321 unit yang diproduksi. Mobil ini menggunakan mesin berkapasitas 4,8 liter V12.

Cantiknya mobil Lamborghini Countach.

Berapa nilainya? Satu unit Countach harganya mencapai US$300 ribu (Rp4,38 miliar). Kalau sudah diperbaiki dan mulus kembali, harganya bisa mencapai lebih dari US$500 ribu (Rp7,3 miliar). 

2 dari 2 halaman

Cucu Terkejut Peroleh 'Harta Karun' Nenek di Toko Barang Bekas

Dream - Seorang perempuan asal Kauai, Hawaii, Shannon Hiramoto, yang hobi mengumpulkan barang-barang kuno terkejut saat menemukan baju sang nenek, Florence Shizuko Kamei --yang sudah meninggal lima tahun silam.

Baju sang nenek yang ditemukan di toko barang bekas Salvation Army di Lihue, 20,5 kilometer dari rumah sang nenek di Kauai County itu berupa muumuu, pakaian tradisional asal khas Hawaii.

" Saya melihat muumuu yang indah ini di sini, dan saya seperti, ooh, mini, karena kamu tahu selalu menyenangkan mencari (muumuu) yang lebih pendek," kata Shannon, dikutip dari Nextshark, Rabu 14 Maret 2018.

" Ketika saya melihat tag (muumuu) itu, ada tulisan tangan di atasnya 'Kamei,' dan saya teringat nama belakang nenek buyut saya."

Muumuu milik sang nenek

Setelah melihat gaun itu, Shannon yakin muumuu tersebut merupakan milik sang nenek. Sebab, tidak banyak nama Kamei yang tinggal di Kauai.

Tetapi, dia tidak buru-buru mengambil kesimpulan. Dia menyelidiki lebih dalam lagi baju tersebut. Shannon bersama ibunya menghabiskan sepanjang hari mencari bukti bahwa gaun itu sebenarnya milik neneknya tercinta.

Hingga akhirnya, menjelang pagi, Shannon menerima telepon dari ibunya yang membenarkan bahwa gaun itu merupakan milik sang nenek.

Setelah mendapat keyakinan itu, Shannon mencari lokasi sang nenek berfoto dengan gaun itu. Dia kemudian mendatangi Gereja Persekutuan Hanapepe.

" Saya datang ke lingkungannya dan merasa seperti dia tersenyum pada saya," ucap Shannon menulis di unggahan Instagram pribadinya.

Shannon mengatakan, Kamei lahir di Kekaha pada 1904. Dia meninggal lima tahun yang lalu pada usia 108, menjadikannya salah satu orang tertua yang pernah tinggal di Hawaii.

" Dia meninggal lima tahun yang lalu, jadi saya tidak tahu di mana (muumuu) berada di antara titik itu dan sekarang. Ini ajaib," kata Shanon.

Beri Komentar