Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Apa Jadinya Kalau Tuk Tuk `ngebut` Di Sirkuit Balap? (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Sirkuit Nurburgring di Jerman acapkali dipakai untuk ajang balap. Sirkuit ini juga sering digunakan sebagai ajang test drive.
Kendaraan yang biasanya dites adalah mobil-mobil supercar dari mereka terkenal dunia. Namun ada pemandangan tak biasa terjadi di Nurburgring belum lama ini.
Dikutip dari Motor1, Sabtu 15 Juni 2019, sebuah kendaraan roda tiga asal Thailand, Tuk Tuk, menjajal arena balap ini yang dikenal sebagai Neraka Hijau . Ternyata, Tuk Tuk sedang diuji untuk membukukan rekor kecepatan baru.
Tuk Tuk, yang mirip mobil bajaj di Indonesia, bisa mengelilingi sirkuit sepanjang 20,7 kilometer dengan waktu 31 menit 49 detik.
Tak disebutkan siapa pengemudi mobil Tuk Tuk. Yang jelas, ada dua penumpang yang dibawa untuk diajak “ geber” di Sirkuit Nurbugring. Tampak di video bahwa Tuk Tuk sedikit mengerikan jika digunakan untuk balap. Kendaraan ini tidak begitu stabil.
Sekadar informasi, Tuk Tuk memiliki kecepatan rata-rata 24 mil per jam atau 38km per jam.
Video ini diunggah oleh Sirkuit Nurburgring di facebooknya. “ Sesuatu yang aneh terjadi di Nurburgring,” tulis pengelola sirkuit dalam bahasa Jerman dan Inggris.
Kamu bisa melihat videonya di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya