Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
New Xpander
Dream - Penerapan pajak berdasarkan emisi membuat produsen berusaha membuat mobil lebih 'bersih' agar pajaknya tidak mahal.
Seperti diketahui, Pemerintah sudah menerapkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) berdasarkan emisi. Kebijakan itu sudah berlaku sejak 16 Oktober 2021. Namun, mobil-mobil tertentu belum dikenakan PPnBM karena ada insentif PPnBM yang ditanggung Pemerintah sampai akhir tahun.
Sejumlah persiapan sudah dilakukan pabrikan agar nantinya lolos dari uji emisi, salah satunya Mitsubishi dengan dua model terbarunya, Mitsubishi New Xpander dan Mitsubishi New Xpander Cross.

" Kami yakin Xpander baru dan Xpander Cross baru dapat memberikan hasil yang optimal," ujar Guntur Harling General Manager and Product Strategy Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia dalam konferensi pers virtual, baru-baru ini.
Guntur menjelaskan Xpander baru memang harus ikuti uji emisi menyesuaikan dengan regulasi pemerintah. Dan antrean untuk uji emisi saat ini sudah sangat panjang.
Sehingga, Mitsusbishi belum mendapatkan tanggal pasti proses pengujian emisi Low MPV andalan Mitsubishi itu.
Guntur menuturkan untuk menghasilkan emisi yang baik, MMKSI sudah melakukan sejumlah persiapan. Yang utama adalah menambahkan komponen bernama EGR atau Exhaust Gas Recirculatuion pada New Xpander maupun New Xpander Cross.
EGR merupakan cara untuk mengurangi emisi oksida nitrogen yang digunakan dalam mesin bensin, mesin diesel dan beberapa mesin hidrogen.

Komponen ini bekerja dengan mensirkulasikan kembali sebagian dari gas buang mesin ke silinder mesin.
" Tentunya walaupun kami gunakan basic engine yang sama dengan model sebelumnya, yakni 1.5 liter, tapi ada sistem baru yang digunakan EGR (Exhaust Gas Recirculatuion), sehingga bisa memberikan efisiensi yang maksimal dan tingkat emisi yang baik," jelas Guntur.
Penyematan fitur Auto Stop and Go (ASG) juga diyakini mampu membantu Mitsubishi Xpander baru mendapatkan insentif emisi yang tinggi. Fitur itu akan membantu pengemudi mengurangi konsumsi bahan bakar saat berkendara.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya