Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Penyedia layanan surat elektronik (surel) Yahoo akan menutup layanan Yahoo Groups pada 15 Desember 2020. Dengan demikian, laman groups.yahoo.com tak akan bisa diakses secara permanen.
" Kami akan menutup website Yahoo Groups pada 15 Desember 2020 dan anggota tidak lagi dapat mengirim atau menerima e-mail (mailing list) dari Yahoo Groups," demikian pernyataan Yahoo, dikutip dari The Register, Rabu 14 Oktober 2020.

Verizon yang membeli Yahoo pada tahun 2017, mengumumkan penutupan Yahoo Groups melalui email ke para pengguna Yahoo Groups. Selain itu, perusahaan juga mengunggah pemberitahuan di laman Yahoo Groups.
Dengan pengumuman ini, era Yahoo Groups sebagai sebuah forum online terbesar di dunia pun bakal berakhir.
Mengutip laman ZDNet, Rabu 14 Oktober 2020, Yahoo Groups memiliki sejarah panjang. Forum online milik Yahoo ini dirilis 19 tahun lalu, tepatnya di tahun 2001. Namun popularitasnya kian terpinggirkan seiring dengan kehadiran forum online yang lebih baru, seperti Reddit, Google Group, dan Group Facebook.
Para pengguna pun mulai meninggalkan Yahoo Groups dan berpindah ke layanan forum online yang lebih baru. Sementara itu, saat Yahoo dibeli Verizon, operator telekomunikasi ini tidak memiliki rencana untuk menghidupkan kembali Yahoo Groups.

" Penurunan pengguna (Yahoo Groups) stabil selama beberapa tahun terakhir," begitu kata Verizon, bicara tentang tidak adanya rencana perusahaan menghidupkan kembali Yahoo Groups.
Verizon malah menghentikannya secara bertahap sejak tahun lalu. Sebelumnya perusahaan sudah mengumumkan penutupan layanan forum Yahoo Groups pada Oktober 2019.
Waktu itu, Verizon mengumumkan, pengguna tidak akan bisa lagi membuat konten diskusi baru di Yahoo Groups setelah 21 Oktober 2019. Perusahaan pun berencana menghapus seluruh konten diskusi lawas pengguna pada 14 Desember 2019.
Verizon secara misterius juga menghentikan upaya pengguna untuk mengarsipkan diskusi lama mereka di laman tersebut.
Pengguna pun perlahan mulai kehilangan kemampuan untuk mengunggah diskusi di Yahoo boards. Meski begitu mereka masih bisa membuat grup baru dan mengobrol via e-mail massal dengan semua anggota grup sekaligus.
Selanjutnya, layanan tersebut dijadwalkan tutup permanen pada akhir 2020. Menurut Verizon, mulai hari ini, pengguna Yahoo bahkan tidak bisa membuat grup baru.
Hanya fungsi e-mail yang akan tetap dibiarkan aktif. Namun, setelah 15 Desember 2020, layanan apa pun tak akan lagi bisa dipakai.
Verizon pun mengajak seluruh anggota Yahoo Groups yang tersisa untuk mulai pindah ke layanan lain, sebelum e-mail (fitur mailing list di Yahoo Groups) mulai tak bisa digunakan.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya