Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(shanghaiist.com)
Dream - Setelah bertahan dan tidak mau digusur selama lebih dari satu dekade, pemilik sebuah rumah yang posisinya menghalangi jalan raya di China akhirnya menyerah.
Berdiri kokok 14 tahun, rumah bandel di Shanghai itu dirobohkan hanya dalam waktu 90 menit pada hari awal pekan kemarin.
Rumah bertingkat tiga tersebut telah memaksa jalan raya di Distrik Songjiang yang semula dirancang empat jalur, dibuat menjadi dua jalur saja.
Keberadaannya di tengah-tengah jalan raya telah menyebabkan kemacetan lalu lintas dan kecelakaan.
Meski mengganggu pengendara, rumah itu sebenarnya telah memberi keunikan tersendiri pada jalan raya tersebut selama ini.
Pemilik rumah bandel tersebut adalah seorang kakek bernama Xu Yongtao. Pria 87 tahun itu akhirnya setuju menyerahkan rumahnya untuk digusur setelah lelah mempertahankannya bertahun-tahun.
Namun, berkat sifat keras kepalanya itu, Xu disebut akan menerima ganti rugi yang cukup fantastis dengan nilai mencapai 2,3 juta yuan atau setara Rp4,6 miliar.
Tidak itu saja, pemerintah juga menyerahkan 4 buah apartemen baru untuk keluarganya sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.
Foto-foto penggusuran rumah Xu menjadi viral di media sosial. Beberapa foto memperlihatkan rumah Xu diratakan dengan tanah menggunakan buldozer dan water cannon.
Rumah bandel (nail house) adalah sebutan untuk rumah-rumah yang tidak mau digusur meski di sekitarnya ada proyek pembangunan.
Pemilik rumah bandel ini biasanya adalah orang-orang yang tidak puas dengan ganti rugi yang mereka terima jika rumah mereka terkena gusur untuk kepentingan proyek.
Akibatnya, kontraktor yang menggarap proyek harus mencari akal agar proyek tetap berlanjut tanpa merusak bangunan yang bandel tersebut.
Yuk lihat foto-fotonya dibawah ini...






(shanghaiist.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya