Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penyelidikan Bersama TNI-Polri Atas Kasus Ledakan Di Monas (Liputan6.com)
Dream - Dua anggota TNI menjadi korban dalam ledakan yang diduga berasal dari granat asap di Monas, Jakarta Pusat pagi tadi. Saat ini, keduanya mendapat penanganan medis di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
Panglima Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Eko Margiyono, mengatakan dua anggota TNI itu berdinas di Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD).
" Ini bukan suatu hal yang luar biasa. Ini memang ditemukan ada granat asap, kami sedang dalami mengapa ada granat asap di sana," ujar Eko di lokasi kejadian, Selasa 3 Desember 2019.
Menurut Eko, dua anggota TNI tersebut sedang berolahraga di area Monas. Olahraga memang agenda yang rutin dijalankan prajurit di lingkungan Mabes AD setiap Selasa pagi.
" 'Karena memang setiap Selasa jadwalnya memang kegiatan olahraga," ucap dia.
Saat ini, TNI dan Polri bekerja sama menyelidiki kasus tersebut. Langkah ini guna melacak asal granat asap itu.
Dream - Ledakan terjadi pagi ini di Lapangan Monas, Jakarta Pusat. Dua anggota TNI dilaporkan jadi korban dalam ledakan tersebut.
Hal ini dibenarkan oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Edy Pramono. Korban kini telah mendapatkat penanganan medis.
" Memang ada korban, korban dua anggota TNI yang sekarang sedang dirawat di RSPAD," ujar Gatot, Selasa 3 Desember 2019.
Gatot mengatakan dua anggota TNI itu mengalami luka di kedua tangan dan pahanya. Dari foto yang beredar, nampak tubuh mereka mengalami luka bakar.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), dugaan awal ledakan tersebut berasal dari granat asap.
" Yang jelas sementara hasil temuan dari tim di lapangan ini adalah granat asap. Mungikin sementara itu," kata dia.
Dream - Sebuah ledakan terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Satu orang anggota TNI mengalami luka berat akibat luka tersebut.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, ledakan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) diduga bersumber dari granat asap.
" Hasil olah TKP ini diduga granat asap yang meledak. Kita masih dalami. Tapi hasil sementara temuan di TKP ini adalah granat asap," ujar Gatot di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).
Gatot menuturkan, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIB tadi. Saat kejadian, sejumlah anggota TNI tengah berolah raga di kawasan Monas.
" Hasil sementara kita ada korban dua anggota TNI yang sekarang dirawat di RSPAD. Lukanya satu di tangan dan satu di paha," tuturnya.
Sejauh ini, polisi dibantu TNI masih menyelidiki kasus ledakan tersebut. Aparat juga masih menelusuri dari mana asal muasal granat itu.
(Sumber: Liputan6.com)
Dream - Ledakan terjadi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Selasa 3 Desember 2019. Setelah diselidiki, penyebabnya berasal dari ponsel.
" Terjadi ledakan yang diduga HP," ujar salah seorang polisi, dikutip dari Liputan6.com.
Akibatnya satu orang luka berat. " Satu orang luka berat ditemukan di tempat," kata dia.
Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhandrie S Mara mengatakan, sejauh ini, masih dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
" Ada banyak olahraga di situ. Bukan hanya TNI, ada juga masyarakat," Zulhandrie menandaskan.
(Sumber: Liputan6.com)
Dream - Terjadi ledakan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Kabar ini dibenarkan oleh Kapendam Jaya Letkol Czi Zulhandrie S Mara.
" Ya, semua sedang melakukan penyelidikan. Ada dari polisi juga," kata Zulhandrie saat dikonfirmasi oleh Liputan6.com, dikutip pada Selasa 3 Desember 2019.
Zulhandrie belum memastikan asal ledakan tersebut. Termasuk membenarkan adanya korban berdasarkan foto yang beredar.
![]()
" Itu baru sekedar foto," kata dia.
Sejauh ini, masih dilakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.
" Ada banyak olahraga di situ. Bukan hanya TNI, ada juga masyarakat," kata Zulhandrie.
(Sumber: Liputan6.com/Nanda Perdana Putra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya