2 Korban Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 2 Desember 2021 18:16
2 Korban Tewas dalam Kebakaran Gedung Cyber
Keduanya diduga tewas akibat terlalu lama menghirup asap.

Dream - Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, mengungkapkan Kebakaran yang melanda Gedung Cyber 1 di Kuningan, Jakarta Selatan, menelan dua orang korban jiwa. Keduanya adalah MRK, 18 tahun dan SF, 19 tahun.

" Yang usia 18 tahun meninggal di lokasi, yang satunya lagi meninggal ketika dibawa ke RSUD Mampang," ujar Mulat, dikutip dari Liputan6.com.

Mulat mengatakan kedua jenazah ditemukan dalam kondisi gosong. Diduga penyebab kematian adalah terpapar asap panas.

" Jadi terlalu banyak menghirup asap di dalam ruangan," kata Mulat.

 

1 dari 3 halaman

Dugaan Penyebab Kebakaran

Sementara, Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Herbert Pilder Lumban Gaol, mengatakan api diduga berasal dari lantai 2 Gedung Cyber 1. Sedangkan penyebab kebakaran diduga arus pendek.

" Kebakaran diduga arus pendek listrik," kata Herbert.

Terkait korban tewas, Herbert menerangkan salah satunya adalah teknisi. Diduga, korban meninggal akibat menghirup asap tebal.

" Dugaan kami, korban ini sudah meninggal karena terlalu lama menghirup asap," ucap dia.

2 dari 3 halaman

Gedung Cyber I Kuningan Kebakaran, 22 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Dream - Gedung Cyber I yang berlokasi di Kuningan Barat, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran pada Kamis, 2 Desember 2021. Peristiwa tersebut terjadi di siang hari.

Humas Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, mengatakan objek kebakaran berada di lantai 2. Sebanyak 22 unit mobil dan 100 personel Damkar diturunkan.

" Informasi ada korban yang terjebak," kata Mulat.

Tim Damkar saat ini terus bekerja. Api masih dalam proses pemadaman.

Gedung Cyber menjadi kantor dari sejumlah perusahaan IT. Mulai dari perusahaan web hosting, software, hingga keamanan siber.

 

3 dari 3 halaman

Rumahweb Matikan Listrik Data Center

Salah satu perusahaan yang berkantor di gedung tersebut, Rumahweb Indonesia, langsung memadamkan listrik pada data center. Ini untuk mencegah terjadinya kerusakan.

" Untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan, listrik pada data center dimatikan sehingga semua server Rumahweb yang berada di data center tersebut tidak dapat diakses," cuit @rumahwebtweet.

Rumahweb menyatakan terus berkoordinasi dengan pihak data center. Perkembangan selanjutnya akan segera disampaikan.

" Nanti jika ada update lebih lanjut akan segera kami infokan melalui semua media sosial kami. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," sambung Rumahweb Indonesia, dikutip dari Liputan6.com.

Beri Komentar