Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nostradamus (Foto : Ancient-code.com)
Dream - Tahun 2018 tinggal menghitung jari. Selama tahun 2017, berbagai peristiwa berhasil membuat heboh pemberitaan dunia. Mulai dari peristiwa mengerikan, krisis kemanusiaan, hingga berbagai gejala alam.
Banyak orang dari berbagai belahan Bumi mencoba untuk melihat 'masa depan' dunia melalui cara yang berbeda. Salah satunya dengan membaca sebuah ramalan. Meski dalam Islam, mempercayai ramalan adalah hal yang dilarang.
Meski zaman sudah masuk era milenial, masyarakat masih saja ada yang percaya dengan ramalan. Dan mereka masih saja 'eksis'.
Diantara deretan peramal, salah satu yang santer diperbincangkan adalah seorang filsuf Abad ke-16 asal Perancis bernama Michel de Nostredame, atau yang banyak dikenal dengan nama Nostradamus.

Selain lewat buku karangannya, Nostradamus dikenal karena dapat meramalkan suatu kejadian besar yang akan terjadi di dunia.
Lewat ribuan sajak empat baris dalam bahasa Perancis yang tertulis di buku pertamanya, Les Propheties, yang dipublikasikan pada 1555 ia memprediksi banyak kejadian pada masa depan.

Sebagian kecil 'Tebakan Jitu' Nostradamus adalah saat teror Hitler di Eropa, terbunuhnya JFK dan tragedi 11 September 2001.
Lantas bagaimana ramalan Nostradamus untuk tahun 2018? Simak ulasannya di halaman berikut...
© Dream
Di syair ke-40 dalam buku Les Propheties tertulis " Sangkakala yang salah bakal memastikan bahwa Byzantium akan mengubah aturannya."
Banyak yang mengaitkan sangkakala itu yang dimaksud adalah sosok Presiden Amerika ke-45 Donald Trump. Sementara menurut para ilmuan Byzantium sendiri merujuk ke Yunani, tempat dimana imigran berduyung-duyung datang ke Eropa.
Kemudian, dalam syair ke-57 tertulis: " sangkakala palsu itu akan memancing pertengkaran besar. Kesepakatan akan dipatahkan dan wajah dari susu dan madu tergeletak di tanah."
Syair tersebut dikaitkan dengan Israel. Yang jika disambungkan lagi lebih panjag memiliki arti bahwa pemilhan Trump dapat memicu berakhirnya Israel.
Terakhir, quatrain ke-50 tertulis: " Republik kota besar" . AS akan digiring oleh 'sangkakala' yang dimaksud untuk terlibat dalam operasi militer besar-besaran dan kota itu akan menyesal. Itulah yang terjadi di Suriah saat diserang oleh AS.
© Dream
Salah satu yang menghebohkan dari Syair ramalan Nostradamus adalah perang dunia ke III yang akan pecah di tahun 2018.
Ia meramalkan peperangan tersebut menyebabkan banyak kematian, pertumpahan darah, dan kehancuran. Di samping kengerian itu semua, ia juga meramalkan berakhirnya perang.
Ramalan sang filsuf mengatakan: " perang besar akan dimulai di Prancis dan kemudian semua Eropa akan diserang, perang ini akan berlangsung lama dan menakutkan bagi semua orang ... dan akhirnya akan ada kedamaian tapi hanya sedikit yang akan menikmatinya."
Nostradamus menyelesaikan quatrain dengan kata-kata " Dan akhirnya akan ada kedamaian tapi hanya sedikit yang akan menikmatinya."
Menurut 'pengelihatanya' kedamaian akan terjadi di tahun 2025. Ia menyebutnya dengan tahun penerang dunia. Tahun 2025 akan memberi kedamaian dan ketenangan.
© Dream
Bencana alam pun tak lewat dari prediksinya. " Raja-raja akan mencuri hutan, langit akan terbuka dan ladang-ladang akan dibakar oleh panasnya."
Bagi beberapa ahli, ini adalah peringatan bagi manusia yang tak bertanggung jawab, menghancurkan hutan dan melebarkan lubang ozon, sehingga Bumi kian terpapar radiasi matahari.
Selama musim dingin tahun 2018, " cincin api Pasifik" akan menunjukkan gejala yang tak biasa. Akibatnya, beberapa gempa bumi terjadi dan ada letusan dari tiga gunung berapi.
Tertulis juga bahwa China adalah salah satu negara yang akan diguncang gempa bumi dahsyat yang sebabkan ribuan kematian di tahun 2018.
Satu lagi ramalan Nostradamus mengenai bencana alam, yaitu erupsi besar Gunung Vesuvius, satu-satunya gunung berapi aktif di Eropa. Pada tahun '79, letusan gunung yang terletak di sebelah timur Napoli, Itali, ini meluluh lantahkan seluruh isi kota Pompeii.
Menurut ahli geologi dan vulkanologi Italia, Vesuvius lebih dari sekadar gunung berapi aktif. Letusan besar diperkirakan terjadi pada akhir 2018 atau akhir tahun 2019.
Kata-kata yang ditulis oleh Nostradamus memang sudah berumur lebih dari 5 abad yang lalu, tapi saat dibaca kembali amat mengerikan karena beberapa kejadian jadi kenyataan.
Entah mau percaya atau tidak, yang harus kita yakini adalah bahwa takdir hanya berada di tangan Allah SWT.
(Sah/Sumber : nostradamus2018.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya