Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Setiap manusia tentunya mendambakan kehidupan yang menyenangkan, penuh ketenangan, ketentraman dan kebahagiaan. Tidak ada satu orang manusia pun yang ingin merasakan kesusahan di dalam hidupnya.
Akan tetapi tidak selamanya hal-hal yang menyenangkan akan terus terjadi dalam kehidupan manusia. Sebab ada kalanya manusia harus merasakan hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidupnya sebagai pembelajaran.
Bahkan diantara hal-hal yang tidak menyenangkan tersebut, ada 5 kesusahan yang sengaja diberikan Allah SWT untuk menghapuskan dosa-dosa manusia.
Oleh sebab itu kita harus bersabar dalam menghadapinya. Lalu apa sajakah 5 kesusahan tersebut ? Berikut ulasannya.
Dalam sebuah riwayat hadis disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, " Tidaklah menimpa seorang muslim kelelahan, sakit, kekhawatiran, gangguan, kesedihan dan duka, sampai pun duri yang mengenai dirinya, kecuali Allah SWT akan menghapus dengannya dosa-dosanya." (Muttafaqun Alaih)
Sehingga dari hadis riwayat ini bisa kita ketahui bahwa 5 kesusahan yang diberikan Allah SWT untuk menghapus dosa-dosa manusia di masa lampau adalah;
1. Kelelahan
2. Sakit
3. Kekhawatiran
4. Gangguan-gangguan
5. Kesedihan
Ulasan selengkapnya klik di sini.
Baca Juga: Ternyata Anak Hasil Zina Bernasab pada... Cerita di Balik Toko Bangunan Murah yang Bikin Geger Sosmed Menikah Muda Bikin para Setan Menangis Nauzubillah, Jasad Pelaku Operasi Kelamin Keluarkan Ulat dan.. Kisah Dua Pezina Yahudi Membohongi Nabi
© Dream
Dream - Rezeki adalah karunia Allah SWT yang diberikan kepada kita dalam bentuk apapun baik itu materi kesehatan ataupun yang lainnya. Setiap orang memiliki kadar rezeki yang berbeda-beda.
Mungkin Kita sudah pernah merasa sudah bekerja keras. Namun, rezeki yang diperoleh tak sesuai dengan yang diinginkan. Dalam hal ini janganlah kita menyalahkan orang lain atau bahkan menyalahkan Allah Swt.
Cobalah menyadari jika rezeki yang kita peroleh juga bisa disebabkan oleh kebiasan-kebiasaan yang tanpa Kita sadari dapat menghalangi rezeki-rezeki dari Allah Swt.
Rezeki di sini tentu bukan sekadar uang. Ilmu, kesehatan, ketenteraman jiwa, pasangan hidup, keturunan, nama baik, persaudaraan, ketaatan termasuk pula rezeki, bahkan lebih tinggi nilainya dibanding uang.
Baca 5 perbuatan buruk yang menutup pintu rezeki di tautan ini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
© Dream
Dream - Banyak suami yang mungkin tidak tahu bahwa rezekinya dengan izin Allah mengalir lancar atas peran istri. Memang tidak bisa dilihat secara kasat mata, namun bisa dijelaskan secara spiritual bahwa 10 sifat istri membantu mendatangkan rezeki bagi suaminya.
1. Pandai bersyukur
Istri yang bersyukur atas segala karunia Allah pada hakikatnya dia sedang mengundang tambahan nikmat untuk suaminya. Termasuk rezeki.
" Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih." (QS. Ibrahim: 7)
2. Tawakal kepada Allah
Di saat seseorang bertawakal kepada Allah, Allah akan mencukupi rezekinya. Jika seorang istri bertawakal kepada Allah, sementara dia tidak bekerja, Allah akan mencukupkan rezekinya dari jalan lain. Tak selalu harus langsung diberikan kepada wanita tersebut. Bisa jadi Allah akan memberikan rezeki yang banyak kepada suaminya. Lalu suami tersebut memberikan nafkah yang cukup kepada dirinya.
" Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya." (QS. Ath Thalaq: 3).
3. Baik agamanya
Rasulullah menjelaskan bahwa wanita dinikahi karena empat perkara. Karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.
" Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung" . (HR. Al Bukhari dan Muslim)
Beruntung di sini, maksudnya beruntung di dunia dan di akhirat. Beruntung di dunia, salah satu aspeknya adalah dimudahkan mendapat rezeki yang halal. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang banyak bermaksiat kepada Allah tetapi rezekinya tetap lancar?
Bisa jadi Allah hendak memberikan rezeki kepada istri dan anak-anaknya melalui dirinya. Mungkin berkat takwa istrinya atau anak-anaknya yang belum berdosa, Allah kemudian mempermudah rezekinya. Suami semacam itu sebenarnya berhutang pada istrinya.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya