Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream – Saraf kejepit adalah kondisi ketika akar saraf yang merupakan bagian dari tulang belakang tertekan sehingga rusak dan meradang. Jenis olahraga untuk saraf kejepit bisa dilakukan untuk meringankan kondisi yang sangat menyiksa akibat gangguan tersebut.
Beberapa titik yang paling sering mengalami saraf kejepit adalah tulang leher, toraks (dada bagian atas, dekat ketiak), atau lumbar (punggung bagian bawah).
Saraf kejepit sering dialami oleh orang berusia diatas 50-an karena adanya degenerasi tulang belakang yang mengakibatkan ruas-ruas tulang menekan saraf di sekitarnya.
Gejala saraf kejepit yang paling khas adalah rasa seperti tertusuk jarum di area yang disebutkan di atas, dan kadang kala menimbulkan kesemutan maupun kebas pada tangan serta bahu.
Pada umumnya, berolahraga saat saraf kejepit sedang kumat sangat tidak disarankan. Pasalnya, kondisi ini bisa mengakibatkan otot tubuh bagian atas melemah. Meskipun begitu, ada beberapa gerakan olahraga ringan yang dapat membantu meringankan nyeri akibat saraf kejepit.

Latihan ini bertujuan memperkuat otot perut dan inti tubuh sehingga nyeri akibat saraf kejepit mereda. Cara melakukannya adalah dengan:

Gerakan ini bertujuan meregangkan punggung. Cara melakukan salah satu jenis olahraga untuk saraf kejepit ini ialah sebagai berikut ini.

Latihan ini bertujuan memperkuat lekukan di punggung bawah. Cara melakukannya yaitu:

Gerakan ini dapat memperkuat inti tubuh sehingga saraf kejepit tidak sering kumat. Cara melakukannya adalah:

Latihan ini sangat cocok dilakukan bila mengalami saraf kejepit di sekitar leher, karena dapat mengurangi tekanan di sekitar daerah tersebut. Cara melakukannya adalah dengan:

Jenis olahraga untuk saraf kejepit ini dapat menguatkan otot perut dan bisa dilakukan sambil berbaring. Caranya ialah:
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya