Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Perangkat Palsu (brightside.me)
Dream - Sering belanja online? Suka beli perangkat bermerek dengan diskon murah meriah?Hati-hati dengan penipuan. Tidak semua perangkat kamu beli itu benar-benar asli lho.
Orang awam yang tak punya pengalaman membedakan perangkat bermerek, tentu amat sulit untuk membedakan yang mana palsu dan asli. Kamu dituntut lebih berhati-hati jika membelinya lewat online.
Perbedaan produk asli dan palsu memang tidak mudah untuk dibedakan jika dilihat secara sepintas.
Namun, sepintar apapun para penjiplak memalsukan perangkat bermerek, pasti ada ciri-ciri khusus yang tetap tidak dapat dipalsukan.
Berikut ini 6 cara mengetahui apakah perangkat yang dibeli itu palsu atau asli.
1. Memeriksa Kemasan

Para penjiplak sering mengabaikan desain kemasan. Penjual resmi akan selalu menjaga hal yang sangat rinci sekalipun, seperti desain kemasan dan kotak barang yang dijualnya.
Perhatikan kualitas cetakan pada kemasan atau kotaknya. Mulai dari font yang harus terlihat jelas dan konsisten di setiap bagian kemasan atau kotak.
Periksa bagian dalam kemasan atau kotak. Pastikan tidak ada yang longgar atau lepas. Produsen selalu mengemas barang-barang mereka dengan baik sehingga tidak ada akan rusak selama transportasi. Bahkan jahitan dan sudut kemasan harus sempurna.
2. Perhatikan Buku Manual

Buku manual harus ada dalam kemasan atau kotak barang. Semua informasi penting dalam buku manual harus tersedia dalam bahasa di mana perangkat itu dijual.
Jika ditulis hanya dalam bahasa asing, maka perangkat tersebut kemungkinan selundupan atau tembakan (palsu).
3. Perhatikan Bahannya

Setiap bahan, baik itu plastik, karet, atau aluminium, ada yang berkualitas tinggi dan ada yang berkualitas rendah. Merek-merek terkenal tidak mungkin berhemat dengan bahan baku.
Penutup plastik harus mulus, tanpa jahitan atau cacat lainnya. Jika diamati dengan teliti barang palsu pasti menggunakan bahan plastik murah dengan warna matte dan permukaan tidak rata.
4. Periksa Logo dan Font

Sebuah logo adalah wajah dari merek, dan itu layak mendapat perhatian khusus. Logo selalu dibuat agar tidak dirusak dengan cara apa pun. Bahkan setelah pemakaian bertahun-tahun, logo akan tetap mudah dikenali.
Semua font dan simbol pada perangkat harus mulus, jelas, dan tahan lama. Lain dengan perangkat palsu yang tidak menyebut nama produsen atau menulisnya tapi salah.
5. Periksa Pengisi Daya

Pengisi daya harus disesuaikan untuk digunakan di negara pembeli. Jika tinggal di Eropa, harus ada tambahan blok khusus untuk soket Eropa.
Jika penjual meminta Anda membeli adaptor atau bahkan pengisi daya terpisah, itu adalah tanda peringatan bahwa perangkat yang dibeli kemungkinan palsu.
Pengisi daya bermerek tidak akan memiliki sambungan di antara bagian plastik warna yang berbeda, yang tidak mungkin ditiru.
Ingat, produsen perangkat bermerek bertanggung jawab atas keselamatan konsumen saat mereka menggunakan perangkat mereka. Itu sebabnya pengisi daya asli selalu memiliki ujung logam yang di cetak rapi dan diisolasi dengan benar.
6. Perhatikan Kabel dan Colokan

Kualitas kabel adalah salah satu dari tanda-tanda yang paling jelas dari produk palsu. Di produk asli, kabel data akan masuk dan terpasang dengan pas.
Sementara di produk palsu Anda akan melihat ada celah dan bagian yang longgar. Kadang-kadang panjang colokan USB-nya tidak sesuai dengan kedalaman soket.
Juga, perhatikan pada kualitas rumah colokannya dan simbol-simbol di permukaannya. Kabelnya harus fleksibel dan warnanya rata. Logo USB di atasnya juga tidak mudah pudar.
(Sah/brightside.me)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya