Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
7 Anggota Keluarga Tewas Kecelakaan Dikubur Dalam 1 Liang. (Foto: MStar)
Dream - Satu kisah yang sangat mengenaskan dialami oleh sebuah keluarga di Serdang, Kedah, Malaysia. Keluarga berjumlah tujuh orang yang terdiri dari suami, istri, anak, dan ibu, meninggal dalam kecelakaan. Mereka dikubur dalam satu liang lahad.
Dilansir mStar, Kamis 13 Agustus 2020, Mohd Zairul Mat Isa yang berusia 35 tahun meninggal bersama enam anggota keluarga lainnya termasuk istri, anak, dan ibunya.
Mereka terlibat dalam sebuah kecelakaan di Simpang Pulai pada Selasa, 11 Agustus 2020, sore waktu setempat. Padahal, Zairul baru saja menyambut ulang tahun perkawinannya pada 3 Agustus lalu.
Menurut Mohd Zakri, kakak Zairul, adiknya itu bersama sembilan anggota keluarga lainnya termasuk sepupu, pergi berlibur ke Pulau Pangkor pada hari Minggu lalu.
Setelah itu, mereka singgah di Cameron Highlands pada hari Senin sebelum bertolak untuk pulang ke Serdang, Kedah, pada hari Selasa.
Namun, Zairul dan enam anggota keluarga lainnya hanya pulang namanya. Mereka mengalami kecelakaan maut di Simpang Pulai.
Mobil MPV yang dinaiki 10 penumpang termasuk Zairul itu bertabrakan dengan sebuah truk gandeng.
Mohd Zakri mengatakan keluarga di rumah baru tahu mobil yang dikendarai Zairul mengalami kecelakaan dari berita di televisi.
" Kami menerima kabar mengenai kejadian ini kira-kira 19.30 malam dari seorang abang dan sepupu yang mengetahui melalui berita televisi. Pada mulanya kami tak terlalu yakin, tetapi sepupu saya mengatakan itu memang keluarga kami yang mengalami kecelakaan.
" Setelah memeriksa kebenarannya, baru kami dapat pastikan yang kecelakaan itu adik saya dan sepupu lainnya," kata Mohd Zakri saat diwawancarai di halaman Unit Forensik Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun (HRPB) di Ipoh.
Mohd Zakri mengaku terakhir kali bertemu adiknya, yang merupakan anak ke empat dari lima bersaudara, adalah saat hari Iduladha lalu.
" Adik perempuan saya juga sempat membuat panggilan video dengan ibu saya ketika mereka berlibur di hari nahas itu, dan itu terakhir kali berbicara dengannya yang terlihat gembira," katanya.
Sementara itu, Kepala Polisi Ipoh ACP A. Asmadi Abdul Aziz pada Rabu pagi membenarkan bahwa selain Mohd Zairul, yang juga tewas dalam kecelakaan itu adalah istrinya Nuratiqah Abd Hamid (30 tahun), putri mereka Nur Qaseh Damia, 4 tahun, dan ibu Zairul, Fatimah Mat Isa, 68 tahun.
Korban tewas lainnya adalah Zulkifli Shuib, 49 tahun, sepupu Mohd Zairul, dan istrinya Hasliza Mahmud, 40 tahun. Selain itu, keponakan Hasliza yang juga putri tiri Zulkifli, yang dikenal sebagai Mohd Alif Firdaus, 3 tahun, juga jadi korban tewas.
Dua anak Hasliza lainnya, yang diidentifikasi sebagai Apit, 16 tahun, dan Firash Mikhael Azrie Syah, 11 tahun, terluka parah dan dirawat di HRPB.
Sementara pria pengemudi truk gandeng berusia 32 tahun tidak terluka. Korban terluka lainnya adalah putra Mohd Zairul, Haziq Zikri, 9 tahun, yang mengalami patah lengan kanan.
Dalam kejadian sekitar pukul 17.30 kemarin, tujuh dari 10 orang yang mengendarai mobil MPV itu tewas setelah kendaraannya mengalami kecelakaan dengan trailer di Km5, Jalan Keramat Pulai, Simpang Pulai menuju Cameron Highlands.
Investigasi awal polisi menemukan bahwa MPV yang dikemudikan Mohd Zairul diduga tergelincir dan memasuki jalur berlawanan.
Jenazah tujuh anggota keluarga tersebut dikuburkan dalam satu liang lahad di Makam Islam Kampung Badlishah dekat Kulim, Kedah, pada hari Rabu, 12 Agustus 2020, sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam