Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Afiq Akhtar, Bocah Autis Yang Selalu Rindu Ibunya. (Foto: Facebook Autisme Malaysia)
Dream - Sebuah foto yang menunjukkan seorang anak autis memeluk batu nisan di makam ibunya mengundang iba di kalangan netizen.
Bocah itu bernama Afiq Akhtar. Dia masih berusia 11 tahun. Sang bibi, Fatin Hanani Mohd Fauzai, membawa Afiq untuk mengunjungi makam ibunya atas permintaan anak itu.
Menurut Fatin, kakaknya yang juga ibu Afiq meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan pada 23 Juli 2013.
" Kakak saya meninggal pada 14 Ramadhan tahun 2013. Waktu itu dia dalam perjalanan ke tempat kerja," kata Fatin.
Ibunda Afiq keluar rumah usai sahur. Tapi pada jam 7.45 pagi datang kabar kecelakaan.
Menurut Fatin, waktu itu Afiq umur empat tahun, sedangkan adiknya berusia dua tahun.
Sudah tujuh tahun berlalu, Afiq, adik, dan ayahnya, sekarang tinggal bersama keluarga Fatin di Tumpat, Kelantan, Malaysia.
Tentang foto yang viral di Facebook, Fatin mengatakan itu dimulai ketika Afiq minta diantar ke makam ibunya yang dia panggil Umi.
" Malam sebelumnya dia minta diantar. Keesokan paginya, setelah selesai mandi, kami berangkat ke makam. Saya selalu merekam apa yang dilakukan," kata Fatin.
Pagi itu, kata Fatin, Afiq lebih banyak diam. Afiq terus memeluk dan menciumi batu nisan makam ibunya, seolah tak ingin melepaskannya.
Kata Fatin, keponakannya sering bertanya tentang ibunya, seperti 'Mengapa Umi meninggal?', 'Kenapa Umi tak ada?'.
" Afiq memang suka bertanya mengenai almarhumah ibunya. Dia sepertinya rindu dengan ibunya," kata Fatin.
Fatin sendiri tidak menyangka jika postingan di laman Facebook Autisme Malaysia yang viral dan membuat netizen ikut sedih.
Banyak netizen yang ikut menyatakan kesedihan, tak sedikit juga yang berdoa agar Afiq tabah menjalani hidup tanpa ibunya.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya