Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Reiki Menangis Terharu
Dream - Kasih ibu memang tak mengenal batas dan tak terhingga sepanjang masa. Mereka yang masih bisa bertemu ibunda patut merasa bersyukur karena bisa merasakan cinta cinta dan dukungan darinya. Kita biasanya baru sangat merindukan ibu ketika tengah berada jauh atau wanita yang dikasihi itu telah berpulang.
Dengan cinta dan kasih sayang yang diberikan ibu selama kita tumbuh, siapa yang bisa melupakan rasa masakan ibu sendiri. Harus diakui kita secara tak sadar sering membandingkan masakan olahan ibu dengan hidangan orang lain bahkan istri sendiri.
Kisah mengharukan tentang kasih ibu dan hidangnnya ini dirasakan seorang wanita Jepang yang membekukkan masakan terakhir ibunya di dalam freezer. Videonya pertama kali terlihat di sebuah tayangan televisi nasional Jepang, " Detective!? ? ? ? ? ? ??"

Dalam acara tersebut diceritakan Takaya Reiki, (25) masih menyimpan satu wadah bubur babi buatan ibunya di freezer selama lima tahun setelah ibunya meninggal.
Diceritakan, jelang sang ibu berpulang Reiki sempat berdiskusi tentang hidangan yang akan dimasak untuk makan malam. Keduanya dengan bergembira memilih memakan bubur daging babi.
Namun kejadian nahas terjadi. Ketika Reiki pulang dari sekolah, dia menemukan sang ibu yang terkapar tak berdaya di lantai. Meski telah dilarikan ke rumah sakit, ibunya tetap tidak tertolong.

Takut tidak bisa merasakan bubur buatan sang ibu, Reiki dan ayahnya memutuskan untuk menyimpan bubur yang telah dimasak ibunya ke dalam sebuah wadah dan membekukkannya.
Reiki kemudian menghubungi pihak stasiun televisi untuk membantunya mengembalikan masakan sang ibu. Dibantu oleh seorang profesor biologi, ia menyatakan makanan tersebut sudah dipenuhi dengan adhesi microbial.
Namun jika dimasak dengan benar pada suhu diatas 100 derajat celcius, makanan tersebut akan aman dikonsumsi.
Dengan bantuan salah satu koki terkenal di Jepang, makanan terakhir milik ibu Reiki segera dicairkan dengan tambahan bumbu-bumbu lain.

Setelah disajikan, Reiki dan sang ayah menangis sesegukan. " Enak, rasanya benar-benar seperti masakan ibu," kata Reiki sambil menangis.

Setelah lima tahun tak merasakan masakan ibunya, akhirnya mereka bisa mencicipi sekali lagi.
Untuk para Sahabat Dream, hargailah ibu kalian selagi mereka masih ada. Kalian tidak pernah tahu apa yang akan terjadi berikutnya, karena ibu kalian jelas mencintai kalian sepenuh hatinya.
(Sah, Sumber: worldofbuz)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya