Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Suasana Universitas Sidney (Foto: USnews.com)
Dream - Akademisi dari Universitas Sidney, Australia, ramai-ramai memboikot universitas-universitas asal Isreal. Boikot itu menyusul pembunuhan para demonstran Palestina di Gaza, baru-baru ini.
Dilaporkan Arab News, yang mengutip The Australian, sebanyak 37 profesor dan peneliti berjanji untuk memutus kontak resmi dengan universitas-universitas asal Israel.
Boikot itu berlangsung hingga Israel mematuhi hukum internasional dan prinsip hak asasi manusia serta mengakui hak warga Palestina untuk tinggal di tanahnya.
Upaya ini mengikuti prinsip gerakan boikot, divestasi, sanksi secara internasional untuk melawan "penindasan Israel terhadap Palestina dan menekan Isreal mematuhi hukum internasional."
Seorang dosen senior di Universitas Sydney mengatakan kurangnya kecaman internasional setelah pembunuhan para demonstran itu membuat kampanye semacam ini penting dilakukan.
Para demonstran di universitas itu mendesak Israel untuk mengakui "hak pengembalian" pengungsi dan keturunan Palestina.
(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains