Akun Gibran Sukai Cuitan Andi Arief Soal Narkoba

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 5 Maret 2019 12:00
Akun Gibran Sukai Cuitan Andi Arief Soal Narkoba
Tanda `Like` di waktu yang tepat.

Dream - Akun Twitter putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, @Chilli_Pari, menyukai cuitan yang dibuat Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, mengenai narkoba.

Cuitan Andi Arief itu dibuat pada 25 Juli 2018. Cuitan tersebut dibuat untuk mengomentari cuitan Faizal Assegaf.

" Saya curiga orang ini konsumsi material terlarang. BNN mungkin bisa periksa orang ini," tulis Andi, diakses Senin 4 Maret 2019.

 Gibran menyukai cuitan Andi Arief Twitter/@chilli_pari

Gibran menyukai cuitan Andi Arief Twitter/@chilli_pari

Cuitan itu memang sudah lawas, begitu juga dengan respons Gibran. Namun, kicauan itu kembali ramai diperbincangkan setelah Andi Arief dibekuk polisi terkait kasus narkoba.

Sebenarnya, bukan pada unggahan itu saja Gibran memberikan respons atas cuitan Andi Arief. Dari daftar cuitan Andi Arief, Gibran juga menyukai cuitan ancaman pelaporan dirinya.

Cuitan itu dibuat Andi Arief pada 9 Januari 2019: " Saya lagi menimbang apa perlu melaporkan akun anak Presiden ke Bareskrim."

Cuitan Andi Arief tersebut dibuat Andi karena Gibran mencuitkan ulang komentar akun TNI Angkatan Udara, @_TNIAU.

" Mohon bapak @AndiArief_ sebutkan siapa kedua anggota TNI tersebut (nama/pangkat/kesatuan). Jika mereka anggota TNI AU, laporkan kepada kami untuk diusut Pomau," tulis admin.

" Patut diingat bahwa institusi TNI & khususnya TNI AU berkomitmen untuk menjaga netralitas dalam pemilu," ucap akun TNI AU.

1 dari 2 halaman

Ini Hasil Tes Urine Andi Arief

Dream - Kadiv Humas Polri, Irjen Pol M Iqbal, mengatakan, Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief, terbukti mengonsumsi narkoba.

" Kami lakukan tes urine terhadap AA dan positif mengandung metaphetamine atau jenis sabu," ujar Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin 4 Maret 2019.

Menurut Iqbal, saat ini polisi masih menetapkan Andi sebagai pengguna. Belum ada indikasi politisi itu sebagai pengedar barang haram.

" Saya kira itu fakta-fakta agar informasi seliweran di medsos dan lain-lain itu bisa terbantahkan, karena ada narasi-nadasi berbentuk laporan seperti pihak kepolisian tapi menyebar kemana-mana, itu belum tentu benar," kata dia.

Iqbal mengimbau masyarakat tidak mudah percaya dengan apa yang beredar di media sosial.

" Informasi akurat dari Kadiv Humas yang lain-lain belum tentu akurat dan sesuai fakta, saat ini saya bicara representasi Polri," ucap dia.

2 dari 2 halaman

Kronologi Penangkapan

Sebelumnya, Kabareskrim Polri, Komjen Idham Aziz, mengatakan, saat ditangkap, Andi dalam pengaruh barang haram yang dikonsumsi. Andi kala itu menolak menjalani tes urine.

" Yang bersangkutan (AA) telihat jelas habis menggunakan tapi menolak tes urine. Pelaku sudah diamankan selanjutnya akan tes urine," ucap Idham kepada merdeka.com.

Sementara itu Liputan6.com memberitakan, pihak hotel tempat Andi Arief ditangkap juga telah mengonfirmasi proses penangkapan.

Public Relation (PR) Hotel Penisula, Elizabeth, mengatakan, penangkapan terjadi pada sekitar pukul 20.50 Wib. " Betul jam 20.50 Wib kami terima tamu dari kepolisian yang membawa surat resmi. dan surat itu valid meminta akses pendampingan juga memeriksa kamar. Karena sudah sesuai prosedur, kami dampingi," ujar Elizabeth.

Elizabeth mengatakan, proses penggeledahan itu dilakukan 10 polisi bersama manajer dan keamanan hotel. Polisi menggeledah kamar Andi Arief hingga dini hari.

" Sampai pukul 01.00 pemeriksaan, kemudian kepolisian membawa yang ditargetkan," ujar dia.

Elizabeth mengatakan, kamar tempat Andi Arief ditangkap tidak dipasang garis polisi. Tetapi, polisi meminta pihak hotel untuk menjaga area itu tetap bersih.

" Karena masih pengembangan," ucap dia.

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida