Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Mimpi acapkali datang ketika seseorang tertidur. Apa yang terjadi dalam mimpi kerap berlatar kehidupan sehari-hari.
Ada kalanya mimpi yang datang adalah baik. Tidak jarang pula mimpi yang terjadi justru berisi keburukan.
Misalnya, kita memimpikan hal yang selama ini disukai. Atau mimpi kita adalah sesuatu yang sangat ingin dimiliki namun belum bisa.
Tidak dapat dipungkiri, mimpi melanda setiap manusia. Tidak terkecuali orang pilihan seperti Rasulullah Muhammad SAW.
Rasulullah mengajarkan amalan yang dilakukan bagi seseorang yang sedang bermimpi baik.
Dikutip dari Bincangsyariah.com, amalan tersebut tercantum dalam hadis riwayat Bukhari dari Abi Said Al Khudri.
" Dari Abi Said Al Khudri bahwasannya ia pernah mendengar Nabi SAW bersabda, 'Jika salah satu dari kalian bermimpi hal yang disukai, maka sungguh hal itu adalah dari Allah, maka hendaklah ia memuji kepada Allah atas mimpi itu, dan hendaklah ia menceritakannya. Dan jika (salah satu dari kalian) bermimpi selain itu, yakni hal yang ia tidak sukai, maka sungguh hal itu adalah dari setan, maka hendaklah ia meminta perlindungan dari kejelekan mimpi itu, dan tidak menceritakannya kepada seorang pun, meskipun tidak membahayakannya."
Imam Ibnu Hajar Al Asqalani dalam kitabnya Fathul Bari menjelaskan terdapat tiga amalan yang perlu dilakukan seseorang yang bermimpi baik. Amalan tersebut berdasar hadis Rasulullah di atas.
Amalan pertama yaitu memanjatkan pujian kepada Allah SWT atas terjadinya mimpi baik. Sebagaimana sabda Rasulullah, mimpi baik berasal dari Allah SWT.
Amalan kedua yaitu bergembira dengan mimpi itu. Sebab, mimpi yang terjadi termasuk hal menyenangkan.
Sedangkan amalan ketiga yaitu menceritakan mimpi itu. Berbagi kesenangan karena mendapatkan mimpi baik diperbolehkan oleh Rasulullah SAW.
(Sah, Sumber: Bincangsyariah.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya