Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Amplop Tak Penting, Uang Kondangan Langsung Dipajang (Foto: TikTok @temin424)
Dream - Menghadiri sebuah acara pernikahan atau khitanan, biasanya para tamu datang membawakan amplop berisi uang. Hal itu sebagai tanda selamat yang juga sebagai tanda untuk menghormati pemangku hajat.
Ada yang berbeda dari hajatan viral berikut ini, dengan kondangan yang tak lagi memakai amplop, melainkan uang-uang yang dipajang.
Sebuah video di akun TikTok @temin424. Tampak lembaran uang mulai dari Rp10.000 hingga Rp100.000 dipajang dalam sebuah pohon bambu.
Cara kondangan yang unik ini jelas-jelas menampakkan berapa jumlah uang yang disumbangkan untuk kondangan dalam hajatan tersebut. Bagaimana tidak, nama-nama dari yang memberi beserta nominalnya juga ditulis dalam sebuah kertas.
Tak hanya nama, alamat dari yang memberi juga ditulis. Video berdurasi 29 detik itu memperlihatkan warga yang tengah memberikan sumbangan memakai sebilah bambu.
Tak ada lagi kotak amplop ataupun amplop yang diselipkan ke tangan yang punya hajatan.

Entah bagaimana caranya uang tersebut dirangkai, tetapi uang yang dipajang nampak sangat banyak layaknya buket bunga berisi uang. Lihat saja ada bambu bertuliskan nominal Rp300 ribu, Rp500 ribu. Bahkan Rp1 juta hingga Rp2 juta.
Warganet yang membanjiri kolom komentar pun menuliskan bahwa tradisi unik ini berasal dari Madura yang disebut dengan tradisi Sogukan atau Sogug.
Tradisi ini layaknya selebrasi dalam bentuk sumbangan untuk para penggelar hajatan. Seperti 'pohon uang, ini jadi pemandangan tersendiri dan jarang ditemui di daerah lainnya.

Banyak warganet yang juga mempertanyakan banyaknya duit orang-orang Madura yang begitu royal untuk menyumbangkan uang sebanyak itu.
Adapula yang menginfokan, jika masih ada ikatan keluarga, uang yang dikirim bisa besar-besaran.
Berikut ini beberapa komentar warganet dengan ketakjubannya.
" Kalo gak salah ini tradisi sagukan, tradisi orang Madura, kalo salah."
" Kalau gak salah biasanya orang Madura acara hajatan. klu msih ada ikatan sanak familih sprti itu. besar" an klu yg mampu," balas akun @AZREL.
" Pohon uang semoga tumbuh di rumah ku juga amin," kata akun @Kami Asri.
" MAU TANYA TOLONG D JAWAB YAA, KENAPA ORANG MADURA ROYAL GLAMOR. KASIH TAU CARA JEMPUT REZEKI GMN."
" y Allah ini acara apa ya ??" ucap akun @Musliha Mus
" bru tau uangnya di gituin... maaf ini acara apa ya…."
" Ini hajatan pengantin."
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya