Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ditegur Karena Melanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Saat Hadiri Pemakaman. (Foto: Cuplikan Video Facebook)
Dream - Sejak pandemi Covid-19 merebak di seluruh dunia, proses pemakaman menjadi salah satu aktivitas yang sulit dan menyedihkan bagi masyarakat. Termasuk bagi warga Inggris.
Sudah sedih dan pilu kehilangan sosok orang yang dicintai, mereka yang ditinggalkan harus menjaga jarak saat memberikan penghormatan terakhir.
Sebuah video memperlihatkan momen menyedihkan ketika anggota keluarga yang berduka ditegur petugas saat duduk berdekatan ketika sedang menunggu proses pemakaman.
Awalnya keluarga dan beberapa pelayat duduk berjauhan sebagai bagian dari aturan sosial distancing selama pandemi Covid-19.
Namun salah satu orang tiba-tiba mengangkat kursi dan duduk dekat wanita di tengah di barisan paling depan.
Aksinya kemudian diikuti oleh seorang anggota keluarga lainnya yang duduk di sebelah kiri wanita tersebut. Ketika orang ke-3 ingin melakukan hal yang sama, petugas krematorium tiba-tiba datang dan menegur mereka.
Petugas tersebut meminta dua orang yang terlanjur duduk berdekatan dengan wanita itu untuk kembali ke tempatnya semula. Video ini dibagikan di grup Facebook Milton Keynes Community Hub.
Belakangan diketahui bahwa pria yang nekat melanggar aturan sosial distancing tersebut adalah Craig Bicknell dari Milton Keynes, Buckinghamshire, Inggris.
Craig mengaku sedih saat melihat ibunya terus murung dan menangis setelah ditinggal mati ayahnya, Alan Wright, pada 2 Oktober lalu, akibat serangan jantung.
Dia tergerak untuk duduk dekat dengan ibunya ketika menghadiri proses pemakaman ayahnya di Crownhill Crematorium. Langkahnya kemudian diikuti oleh salah satu kakaknya.
Namun ketika kakaknya yang lain hendak melakukan hal yang sama, seorang petugas krematorium datang dan menegur mereka. Kejadian ini benar-benar mengejutkan bagi Craig.

Craig mengatakan bahwa dia dan saudaranya, Paul, sangat terpukul oleh 'teguran' petugas krematorium tersebut. Karena ayahnya meninggal bukan terjangkit Covid-19.
" Saya bisa duduk di mana saja. Saya bahkan duduk bersama enam orang lain di dalam limousine saat perjalanan menuju krematorium.
" Tapi ketika ingin menenangkan ibu di pemakaman ayah saya, tiba-tiba orang ini datang dan menghentikan acara. Dia kemudian menyuruh saya menjaga jarak. Hari yang sudah menyedihkan bertambah jadi memilukan," katanya.
Sekadar informasi, proses pemakaman di Inggris telah menyesuaikan dengan kondisi pandemi Covid-19. Upacara pemakaman masih diperbolehkan, namun yang hadir dibatasi hanya 30 orang.
Selain itu aktivitas ibadah selama pemakaman yang berpotensi mengumpulkan kerumunan serta pemakaian alat musik yang ditiup tidak diizinkan.
Sumber: Metro News
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya