Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (shutterstock.com)
Dream - Masyarakat Indonesia baru saja melaksanakan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Namun kabar memprihatinkan datang dari sebuah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumatera Selatan.
Di Kelurahan Selangit, Kecamatan Selangit, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan (Sumsel). Masyarakat dihebohkan dengan kasus penusukan di tempat masyarakat memberikan suaranya pada pagi tadi, Rabu, 17 April 2019.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain mengatakan, penusukan itu dilakukan oleh anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) bernama Febri yang menyerang Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Rio Habibi.
Pelaku dilaporkan sedang mencari kunci kotak suara dan meminta kunci tersebut kepada ketua KPPS.
" Pelaku ini curiga kunci itu ada tiga tapi baru dikasih dua, dan satu lagi disimpan oleh ketua KPPS," ujar Zulkarnain dikutip Dream dari Merdeka.com.
Dipicu kecurigaan, pelaku seperti dilaporkan Jawapos.com, kemudian nekat menusuk ketua KPPS menggunakan pisau. Akibatnya, korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit.
Zulkarnain berujar, pasca menusuk ketua KPPS, anggota Linmas itu akhirnya menyerahkan diri ke polisi.
Meski sempat ada kehebohan, kata dia, situasi pemungutan suara di Kelurahan Selangit tetap lancar dan kondusif.
“ Laporannya sudah kami terima. Semuanya lancar dan kondisi wilayah tersebut tetap kondusif. Untuk daerah lainnya itu aman dan lancar. Kami juga telah mendapatkan laporan dari kapolres di Sumsel," kata dia.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya