Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Muslimah Berdoa Di Masjid (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Dalam 24 jam kehidupan terdapat nikmat Allah SWT yang diberikan kepada semua makhluknya. Tidak hanya terbatas pada manusia.
Karena itulah sangat dianjurkan setiap pribadi untuk memanjatkan syukur atas nikmat tersebut. Hal ini semata agar kenikmatan tersebut ditambah oleh Sang Pemberi.
Tetapi, ada kalanya manusia menjadi terlena karena nikmat yang dia peroleh. Alhasil, dia lupa untuk bersyukur kepada Allah SWT.
Di antaranya sekian banyak, setidaknya ada empat nikmat yang sangat dianjurkan untuk disyukuri. Apa saja empat nikmat tersebut?
Dikutip dari Islami, Imam Taqiyuddin Abdul Malik bin Ali dalam kitabnya Nuzhat An Nadhirin menerangkan empat nikmat utama tersebut. Dia mengutip penjelasan Ibrahim bin Adham.
Pertama, syukur atas nikmat hidayah dalam hati dan hidup sebagai seorang mukmin. Caranya dengan mengucapkan lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi nurin qolbi bi nuril huda, waj'alni minal mukminin, wa lam yaj'alni dollan.
" Segala puji bagi Allah yang telah menyinari hatiku dengan cahaya hidayah, dan menjadikanku orang beriman dan bukan menjadikanku orang yang tersesat,
Kedua, bersyukur menjadi umat Rasulullah Muhammad SAW. Umat yang terakhir tetapi lebih dulu masuk surga. Caranya dengan mengucap lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi ja'alni min ummati muhammadin shollallahu 'alaihi wa salam.
" Segala puji bagi Allah yang telah menjadikanku sebagai umat Muhammad SAW."
Ketiga, bersyukur atas rizki yang tidak bergantung dengan orang lain. Caranya mengucap lafal berikut.

Alhamdulillahil ladzi lam yaj'al rizqi biyadi ghairihi.
" Segala puji bagi Allah yang menjadikan rizkiku di tangan selain-Nya."
Sedangkan keempat, bersyukur atas nikmat Allah yang telah menutupi segala kekurangan dan aib kita. Caranya dengan membaca lafal ini.

Alhamdulillahil ladzi satra 'ala 'uyubi.
" Segala puji bagi Allah yang telah menutupi cacatku."
Sumber: Islami
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya