Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anne Meminta Maaf (Foto : Keluhkesahojol.id)
Dream - Aksi demonstrasi pengemudi Ojek Online (Ojol) di Gedung DPR/MPR, Selasa, 24 April 2018 menyisakan kisah tak menyenangkan. Sejumlah pengemudi Ojol peserta aksi demontrasi terekam video tengah melakukan sweeping terhadap rekannya yang ketahuan masih beroperasi.
Video aksi itu menjadi viral di media sosial karena pelaku tak hanya menghentikan rekannya yang masih mengangkut penumpang.
Terlihat belasan driver yang didominasi kaum pria menghukum sejumlah driver Ojol dengan hukuman yang berbeda. Mirisnya, tindakan serupa juga diberikan pada seorang driver wanita Ojol dengan menghukum squat jump.
Video yang tersebar di akun media sosial tersebut menuai beragam kecaman dari para netizen, bahkan para driver online sendiri.
Pemilik akun @Slimy James menilai aksi para pendemo seharusnya tak terjadi. Para driver sebetulnya bisa meminta rekannya untuk meminta dengan baik-baik. Apalagi terhadap driver wanita.
" Gausah pake nyuruh-nuyurh juga kali bang, tinggal bilang baek2, maaf bang tlong off bid utk hormatinn kawan2 yg demo. Khan enak diliat n didengernya... Ane Grab, seharian off bid klo pas ketemu yg on ane bilangin baek2... Alhamdulillah mereka paham... Salam 1 Aspal.," tulisnya.
Hal senada juga disampai netizen @irwansyah Hendro Prayitno yang mengatakan para pendemo sebaiknya tak asal menghakimi rekannya yang sedang mencari nafkah.
" Jgn menghakimi orang yg cari nafkah, biarkan aja dia cari buat keluarga.. Biasanya yg demo tdk mensyukuri rezeki yg ada.. Mikirin tarif naik artian kata tdk puas rezeki yg di berikan kpd Allah...," tulisnya.
Setelah viral di sosial media, salah seorang driver yang terekam video tersebut akhirnya buka suara dan meminta maaf. Driver wanita Ojol tersebut mengatakan....
© Dream
Salah seorang pelaku sweeping, Anne, driver ojek online (ojol) perempuan yang getol menyuruh korban untuk squat jump meminta maaf setelah menuai banyak kecaman.
Lewat sebuah video yang diposting di sejumlah akun Instagram ojol, Anne membacakan sepucuk surat yang berisikan permintaan maaf.

" Nama saya Anne. Dengan ini saya menyatakan penyesalan yang sangat dalam atas kejadian tanggal 23 April 2018 di lokasi gedung MPR dengan mitra Gojek. Saya sangat menyesal dengan kejadian ini dan tidak akan mengulangi lagi kepada seluruh rekan-rekan Gojek di seluruh Indonesia dan saya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas perkataan dan tindakan saya"
© Dream
Hari Senin, 23 April 2018 kemarin, Ibukota memang berubah menjadi 'hijau'.
Para driver dua raksasa ojek daring Go-Jek dan Grab melakukan demo besar-besaran di depan Gedung MPR DPR.

Mereka tampaknya mulai gerah dan jengah atas kondisi saat ini yang dinilai semakin merugikan para driver online.
Seperti halnya keberadaan ojek online di Indonesia yang ternyata belum sepenuhnya legal atau diakui keberadaannya.
Juga tak adanya perlindungan hukum yang membuat para driver merasa tak dianggap sebagai tenanga kerja.
Dan poin terpenting yang menjadi aspirasi mereka adalah penetapan tarif standar. Tarif yang berlaku saat ini dinilai teramat rendah yaitu Rp1.600 per kilometer.
Sementara Tarif standar yang dinilai pantas berkisar antara Rp3.000 – Rp4.000 per kilometer.
Namun di balik pentingnya aspirasi-aspirasi yang disampaikan para ojol ini, sayanganya aksi demonstrasi ini diwarnai dengan beberapa tindak anarkis.
Seperti kejadian sweeping terhadap driver ojek online yang tidak ikut demonstrasi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya