Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Politisi Belanda Geert Wilders. (Foto: LobakMerah.com)
Dream - Geert Wilders, politisi pembenci Islam kembali berulah. Pria yang sering membuat kontroversi dengan menyudutkan Islam ini dikabarkan ingin menggelar lagi sayembara melukis wajah Nabi Muhammad SAW.
Sebagian besar Muslim pasti sudah memahami jika wajah Nabi Muhammad SAW tidak boleh dilukis atau diukir karena hukumnya haram.
Politisi Belanda ini didilaporkan ingin menghidupkan kembali lomba menggambar kartun Nabi Muhammad yang pernah dibatalkan di tahun 2018 lalu.
Melalui akun Twitter-nya, Geert Wilders, yang dikenal karena kampanye anti-Islam dan anti-imigran, mengundang followernya untuk memposting sketsa kartun kepadanya.
Pemimpin Partai untuk Kebebasan (PVV), partai oposisi terbesar di Belanda, itu menyatakan bahwa kebebasan berbicara adalah cara untuk membungkam fatwa Islam.
Wilders tidak belajar dari pengalaman saat ajakan kontroversialnya pada tahun 2018 lalu hampir merenggut nyawanya. Akibat ulahnya yang menghina Nabi Muhammad itu, Wilders membatalkan lomba tersebut beberapa jam setelah mendapat ancaman akan dibunuh.
Tidak itu saja, sehari setelah dia mengumumkan pembatalan itu, seorang pria Afghanistan menikam dua turis Amerika di sebuah stasiun kereta Amsterdam.
Sebelumnya kasus hampir serupa terjadi di Denmark. Umat Islam dikejutkan oleh surat kabar Jyllands-Posten yang menerbitkan karikatur Nabi Muhammad pada tahun 2005.
Kemudian insiden serangan berdarah di sebuah perusahaan surat kabar satir Charlie Hebdo di Paris, meletus pada 2015 karena menerbitkan kartun yang menghina Nabi Muhammad.
(Sah, Sumber: Malay Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya