Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Andrew Jay Feustel (Foto: Twitter.com/@Austro_Feustel)
Dream - Sebuah foto pemandangan deretan puncak gunung api dari luar angkasa beredar di media sosial.
Dari foto itu kita bisa melihat puncak gunung-gunung tinggi yang tersebar di Pulau Jawa hingga kepulauan Sunda Kecil menembus gumpalan awan.
Adalah Astronot Amerika Serikat, Andrew Jay Feustel, yang membagikan foto itu ke media sosial. Foto-foto itu diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Lewat akun Twitter pribadinya, @Austro_Feustel, Jay memperlihatkan pemandangan gunung di Indonesia dari luar angkasa.
Melalui unggahan itu, Jay Futsetl mengaku kagum dengan pemandangan tersebut.
" Ini #Indonesia seperti terlihat dari @Space_Station, dengan awan yang rendah, mudah untuk melihat puncak gunung-gunung api yang ada terasosiasi dengan zona subduction dari Megathrust Sunda yang terbentang di perbatasan tektonik lempeng Indo-Australia dan Eurasia." tulis Jay Futsel lengkapi postingan foto tersebut.
Jay Futsel merupakan seorang komandan Ekspedisi 56 yang sudah berulang kali ditugaskan di ISS. Pria dengan latar belakang pendidikan doktor geologi ini menjalani tugas pertamanya sejak tahun 2009. Lalu di tahun 2011, sebelum dikirim kembali ke ruang angkasa tahun ini.
Foto yang disebarkan Jay Fustel itu memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki kawasan yang rentan terhadap gerakan kerak bumi, baik vulkanik maupun tektonik. Karakter ini membuat Indonesia amat rentang terhadap bencana geologi.
(Twitter.com/@Austro_Feustel)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya