Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Sumber: Instagram.com/syabdaperkasa
Dream - Kabar duka dari dunia olahraga bulu tangkis Indonesia, atlet Pelatnas Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia.
Media sosial pun diramaikan ucapan belasungkawa dan doa untuk sang atlet, salah satunya adalah dari senior bulutangkis Indonesia Yuni Kartika melalui media sosial instagramnya.
Dalam postingannya, Yuni Kartika membagikan Syabda Perkasa Belawa meninggal dunia saat hendak berziarah ke Sragen karena neneknya meninggal dunia.
“ Telah Meninggal Dunia, Syabda Perkasa Belawa 🙏🙏🙏 Syabda meninggal dunia dalam perjalanan ke Sragen utk berziarah krn neneknya meninggal dunia 😩😩😩 Selamat Jalan Syabda, You will be missed 🤗🤗🤗,” tulis dalam postingannya.
Mengutip Liputan6.com, Syabda dikabarkan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan di Tol Pemalang , pada Senin 20 Maret 2023.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iqbal Al Qudussy mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 03.40 WIB di Jalan Tol KM 315+200A Petanjungan, Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah.
Kendaraan yang membawa rombongan Syabda Perkasa yang mengendarai mobil Camry B 1824 KBN menabrak truk di depannya. Adapun kendaraan Camry berisikan lima orang, dengan rincian dua meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka ringan.
" Korban meninggal dunia dua orang, luka ringan tiga orang," jelas dia.

Dua korban yang meninggal dunia adalah Syabda Perkasa Belawa (22) dan Anik Sulistyowati (48). Adapun peristiwa itu berawal saat mobil yang ditumpangi korban melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri, dengan kecepatan di atas rata-rata.
" Sesampainya di lokasi kejadian diduga pengendara dalam kondisi mengantuk sehingga membentur kendaraan bermotor truk Nopol AG 8711 V yang melaju searah di depannya,” kata Iqbal.
Kecelakaan pun tidak terhindarkan. Syabda Perkasa Belawa mengalami luka robek di kepala sebelah kiri, cedera kepala berat, hingga kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan.
" Semua korban dirawat dan dievakuasi ke RSI Al Ikhlas Pemalang," Iqbal menandaskan.

Syabda dikenal sebagai atlet pemain tunggal putra Indonesia dan sempat berpartisipasi dalam ajang turnamen Piala Thomas 2022.
Selain itu, ia juga pernah menjadi juara di berbagai turnamen badminton mulai dari Malaysia International Series 2022 hingga Iran Fajr International.
Syabda diketahui telah menekuni olahraga bulu tangkis sejak berusia 6 tahun karena terinspirasi dari ayahnya yang sering bermain bulu tangkis dengan teman-temannya.
Syabda pernah bergabung dengan klub Jaya Raya dan di tahun 2013 ia pernah bergabung dengan klub PB DJarum. Kariernya semakin cemerlang ketika ia berhasil dipanggil masuk ke Pelatnas.
Sejak saat itu Syabda pun meraih sejumlah prestasi-prestasi menakjubkan mulai dari juara Jakarta Junior International Series 2019, meraih medali perak dalam PON Papua 2021 dalam cabang tunggal putra, Juara turnamen Malaysia International Series 2022, hingga juara di Iran Fajr International.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan