Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sumber: Youtube.com/Azan Santai
Dream - Sebagian orang hanya menilai sesamanya dari penampilan, padahal sifat dan perilaku tak bisa semata-mata dari luar saja. Pepatah bilang, " Don't judge the book by its cover."
Itulah yang bisa kita lihat dalam video eksperimen sosial yang diunggah kanal YouTube Azan Santai. Dalam video itu terlihat seorang pria mengenakan kaus serta celana compang-camping. Tangan kirinya bahkan mengenakan manset bermotif seperti tato.
Penampilan tersebut membuatnya dicurigai sebagai maling kotak amal oleh pria di masjid yang ia datangi. Pria itu bahkan sempat menelpon temannya untuk datang ke masjid.

Meski begitu, ia berhasil membuktikan bahwa dirinya bukanlah pencuri. Bahkan ia membuat kagum orang yang sempat curiga dengannya.
Saat masuk ke masjid, pria ini kemudian bertanya apakah boleh mengumandangkan azan zuhur di masjid tersebut.

Awalnya, pria yang lebih dulu di masjid meragukannya hanya karena melihat gaya pakaian pemuda itu. Namun, akhirnya ia mengizinkan dengan syarat menggunakan pakaian yang sesuai yaitu mengganti celana compang-campingnya dengan sarung.
Tanpa disangka, suara lantunan azan seorang pria yang awalnya disangka maling itu malah membuat jemaah masjid tersebut terkesima.

Setelah azan, ia baru mengungkapkan bahwa dirinya sempat mondok di salah satu pesantren. Kemudian mereka melaksanakan sholat berjamaah di masjid tersebut.
Usai menunaikan shalat berjamaah, mereka berbincang dan saling meminta maaf karena sempat mencurigai pria yang berpakaian seperti preman itu. Bahkan, ia ditawari untuk jadi muadzin tetap dan dipersilahkan untuk sering-sering datang ke masjid tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya