Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Perbandingan Shifa Saat Terbangkan Pesawat Komersial Dan Pesawat Latih Pribadi. (Foto: Twitter @4deliaa)
Dream - Tidak mudah bagi kaum Hawa untuk berkecimpung dalam bidang yang didominasi oleh pria, seperti menjadi pilot, misalnya. Namun karena minat mendalam terhadap dunia penerbangan, hal itu tidak menjadi halangan bagi Shifa Adelia Mumtaz.
Gadis Malaysia berusia 20 tahun itu kini dalam proses mengambil lisensi penerbangan komersial di Florida Flyers Flight Academy, St Augustine, Florida, Amerika Serikat.
Gadis yang akrab disapa Shifa itu percaya siapa saja bisa mengejar impian jika memang mempunyai minat dan kesungguhan dalam mencapainya.
" Di sekolah penerbangan ini pun, mayoritas pelajarnya lelaki. Hanya ada beberapa perempuan termasuk saya. Semua tenaga pengajar pun lelaki.

" Pada awalnya saya merasa takut, tidak bisa sebagus mereka. Masalahnya banyak yang memandang pilot ini adalah bidang lelaki.
" Tetapi sekarang saya sudah mengerti bahwa pekerjaan menerbangkan pesawat itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Tak peduli pria atau wanita," katanya.
Menurut gadis yang sebelum ini sudah memiliki lisensi penerbangan pribadi tidak menyangka foto yang dibagikan di Twitter miliknya menjadi viral.
me on my first solo vs me now celebrating my 230th flight hour ???? pic.twitter.com/dKF6Y92YAE
— shifa (@4deliaa)December 12, 2020
Dalam postingan itu, gadis dari Putrajaya itu mengunggah dua foto yang diambil saat melakukan penerbangan solo pertama kali, dan foto terbaru sewaktu mencatat 230 jam terbang yang sudah dicapainya.
Shifa sebenarnya sudah lama ingin jadi seorang pilot . Kebetulan ayah Shifa juga seorang pilot.
" Ternyata pekerjaannya sangat menarik. Jadi saya mau mengikuti jejak langkahnya," kata Shifa.
Di akhir postingannya, Shifa menitipkan pesan, khususnya kepada anak muda yang punya keraguan dalam mengejar impian mereka.
Ujarnya, dia percaya siapa saja mempunyai kemampuan untuk menggapai cita-cita dengan terus berjuang tanpa putus asa.
" Nasihat saya, kejarlah impian itu. Ia tidaklah sulit seperti yang kita rasakan. Saya percaya siapa saja mampu melakukannya.
" Kita perlu lebih banyak wanita di bidang penerbangan. Sekarang saya masih belum siap 100 persen, tapi masa itu akan tiba pada waktunya," pungkasnya.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam