Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rambo Seolah Bersedih Ditinggal Tuannya. (Foto: Facebook Fadhil Raihan)
Dream - Seorang pengguna Facebook bernama Fadhil Raihan berbagi cerita. Bagaimana kucingnya yang bernama Rambo menjadi depresi dan sakit setelah ayah Fadhil meninggal.
Melalui postingannya, Raihan bercerita bahwa kucing jenis Persia itu diadopsi oleh ayahnya. Sejak itu, mereka memiliki ikatan yang sangat istimewa.
Rambo akan mengikuti ayah Raihan ke mana-mana. Bahkan Rambo akan berada di samping ayah Raihan ketika tuannya itu tidur.
Anehnya, pada hari ayah Raihan meninggal, Rambo tiba-tiba jatuh sakit. Tubuhnya menjadi panas dan ia tidak mau makan.
Lebih aneh lagi, Rambo tampak bersemangat dan mendengarkan saat malam acara pembacaan Alquran untuk almarhum ayah Raihan.
Rambo duduk dengan tenang sambil mendengarkan orang-orang membaca Alquran. Seolah-olah ia mengerti dengan bacaan tersebut.
Namun setelah acara selesai, kesehatan Rambo mulai menurun lagi dan mengalami dehidrasi.
Raihan terpaksa membawa Raihan ke dokter hewan selama beberapa hari. Meski dinyatakan sembuh, Rambo bertingkah tidak seperti biasanya.
Matanya terlihat sayu, seolah tidak punya gairah untuk hidup. Dokter menduga kondisi Rambo bukan karena fisik, tapi tekanan batin.
Hal itu terbukti dari tingkahnya yang cenderung murung meskipun secara fisik dia tampak sehat.
Entah apa maksudnya, Raihan kemudian memutuskan untuk membawa Rambo ziarah ke makam ayahnya.
Ternyata, tindakan Raihan itu membuat Rambo kembali menemukan semangat dalam hidupnya.
" Ketika berada di makam almarhum ayah, Rambo hanya duduk sambil melihat sekeliling. Kemudian dia berjalan sendirian dengan mata menatap ke arah batu nisan ayah. Dia duduk di sana dengan tenang sementara kami membacakan doa untuk ayah," tulis Raihan di postingannya.
Setelah mereka selesai, Rambo terus menatap ke arah batu nisan selama perjalanan keluar dari kuburan. Sementara Raihan dan keluarganya menyaksikan momen tersebut dengan perasaan takjub.
Benar saja. setibanya di rumah, Rambo tampak kembali bersemangat. Dia mulai mau makan dan minum seperti biasa. Rambo benar-benar telah pulih!
Raihan akhirnya menyadari bahwa hewan juga mengalami perasaan yang sama seperti manusia ketika kehilangan sosok yang mereka cintai. Hanya saja cara mereka mengekspresikannya bisa berbeda.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya