Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid). (Foto: Dream)
Dream - Sholat adalah perintah Allah SWT yang wajib dijalankan oleh umat Islam yang telah memenuhi syarat secara syar'i.
Mengerjakan sholat tidak boleh asal-asalan atau dibuat main-main. Selain karena perintah langsung dari Allah, sholat adalah cara manusia 'bercakap-cakap' dengan-Nya.
Dengan sholat, manusia meminta rejeki, memohon ampun, mendoakan orang lain, mengharap ridho, dan berbagai hal lainnya.
Syekh A'la Al Misri menjelaskan dalam khutbah Jumat di Masjid Amr Bin Ash, Alexandria, Mesir, tentang cara meningkatkan kualitas sholat.
Menurut Syekh Al Misri, agar sholat kita tidak menjadi sia-sia, harus memperhatikan 4 hal penting di bawah ini.
Tentu saja, kita juga harus memenuhi syarat-syarat rukun sholat secara syar'i yang tidak kalah pentingnya.
Husnunniyyah yaitu menata hati dan niat sholat kita hanya mengharap ridho Allah semata, bukan karena pahala dan surga apalagi biar dianggap sebagai ahli ibadah.
Menyadari posisi kita saat sholat. Kita adalah seorang hamba yang tak punya kekuatan apa-apa kecuali atas kehendak dan takdir Allah.
Karena kita hamba yang hina penuh dosa, maka akuilah kehinaan diri kita itu dalam sholat. Semua itu tercermin dalam gerakan dan bacaan sholat kita, mulai dari takbiratul ihram sampai salam.
Menjaga ke-tawadhu-an diri sejak berwudhu. Kita harus sadar akan menghadap Allah SWT yang Maha Suci. Kita lemah dan kotor, sehingga tidak mungkin bisa menggapainya, kecuali dengan diri dan hati yang bersih dan suci.
Sholat itu harus khusyuk. Artinya, bukan hanya mengerti maksud sholat dan arti doa serta bacaannya. Tetapi juga meresapi dan merenungkan semua itu dalam kehidupan kita sehari-hari.
Kita mengakui bahwa hanya Allah yang besar dan suci sebagaimana doa yang kita baca sejak takbiratul ihram hingga salam.
Semoga keempat poin tersebut bermanfaat untuk menjaga kekhusyukan dan kualitas sholat kita. Aamiin. Al Fatihah.
Sumber: Tausiyah Wakil Ketua LD PBNU KH Muhammad Nur Hayid (Gus Hayid)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya