Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bak Punya Indra ke-6, Anjing Ini Koyak Paspor Majikannya Sebelum Pergi ke Wuhan

Reporter : Idho Rahaldi
Rabu, 29 Januari 2020 15:48
Bak Punya Indra ke-6, Anjing Ini Koyak Paspor Majikannya Sebelum Pergi ke Wuhan
Kejadianya tepat sebelum virus corona menyebar...

Dream - Menurut sebuah penelitian, hewan peliharaan terkadang memiliki intusi yang kuat tentang apa yang aman atau tidak aman dilakukan oleh majikannya.

Pada kenyataanya, ada beberapa kasus dimana hal itu benar-benar tejadi. Entah bagaimana, namun seakan hewan peliharaan memiliki indra ke-6 untuk dapat melihat ke masa depan.

Salah satunya seperti yang dialami seorang wanita di Taiwan. Dimana tepat sebelum merebaknya coronavirus anjing Golden Retriever milik wanita ini menghancurkan paspor milik majikannya.

Padahal saat itu ia tengah bersiap untuk melakukan penerbangan ke Wuhan.

PAspor

1 dari 7 halaman

Sempat Kesal

Dilansir boredpanda.com, pada awalnya wanita itu sangat kesal kpada anjing yang diberi nama Kimi itu. Saat itu yang ada dipikiranya Kimi merasa lapar hingga menjadi bringas.

Kimi

Namun tak disangka jika tindakannya itu ternyata saat ini mampu melindungi dirinya.

2 dari 7 halaman

Paspor Hancur

Dalam sebuah postingan Facebook wanita ini membagikan foto yang memperlihatkan paspor yang hancur akibat dikunyah Kimi.

Wuhan

" Kebandelan Kimi benar-benar melindungi saya. Setelah paspor saya dikoyak, virus mulai merebak di Wuhan. Saya memikirkanya sekarang, dan ini sangat menyentuh," tulsinya di Facebook.

Wuhan

3 dari 7 halaman

Virus Corona Diduga Berasal dari Laboratorium di Wuhan

Dream - Menyebarnya virus Corona jenis baru (2019-nCoV) diduga berasal dari pasar grosir Huanan Seafood di Wuhan, China. Tapi ada spekulasi lain, yang menyebut virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan.

Nature, sebuah laman penerbitan akademik Springer Nature, yang memperbarui jurnal ilmiah, telah menulis tentang laboratorium yang baru dibangun di Wuhan pada 2017. Laman tersebut menulis mengenai pembangunan lima hingga tujuh fasilitas biosafety level-4 (BSL-4) di seluruh daratan China.

Laboratorium biosafety level-4 merupakan laboratorium biosafety level tertinggi yang digunakan untuk diagnosis patogen berbahaya seperti virus Ebola dan patogen berbahaya lainnya.

4 dari 7 halaman

Laboratorium Bocor

Laboratorium yang memenuhi syarat sebagai BSL-4 harus memenuhi kriteria penyaringan udara, pengolahan air, limbah sebelum meninggalkan tempat. Para peneliti juga diharuskan berganti pakaian dan mandi sebelum dan sesudah menggunakan fasilitas lab.

Singkatnya, laboratorium BSL-4 memenuhi syarat untuk menangani patogen yang paling berbahaya.

Sementara ahli mikrobiologi China merayakan tonggak sejarah mereka yang luar biasa, beberapa ilmuwan di luar China khawatir tentang pelarian patogen. Sebab, laboratorium baru di Wuhan akan menguji Ebola, SARS, serta virus Lassa Afrika Barat.

Richard Ebright, seorang ahli biologi molekuler Amerika Serikat, mengemukakan keprihatinannya ketika virus SARS lolos dari fasilitas tingkat tinggi di Beijing beberapa kali sebelum pembukaan laboratorium Wuhan.

Salah satu alasan mengapa lab khusus ini menjadi viral di internet karena hanya berjarak 32 kilometer dari Pasar Huanan yang terkenal.

5 dari 7 halaman

Viral Video Tangis Dokter Merawat Pasien Corona: `Saya Ingin Hidup Juga`

Dream - Pesatnya penyebaran virus corona telah menyebabkan munculnya rasa frustasi dari tenaga medis di Tiongkok. Setelah viral seorang perawat yang menangis histeris, kini laman sosial media kembali melihat pria diduga dokter yang marah-marah saat melakukan sambungan telepon. 

Saking emosional dengan kondisi yang dihadapinya, dokter yang mengenakan kacamata dan masker itu tak kuasa lagi menahan tangis saat menelepon. 

Untuk diketahui, Wuhan saat ini memiliki 11 juta penduduk. Sejumlah rumah sakit di kota tersebut kewalahan melayani banyaknya jumlah pasien yang terus berdatangan.

Cepatnya penularan virus 2019-NCoV membuta para tenaga medis juga rentan terpapar. Terbukti, seorang dokter dikabarkan meninggal dunia setelah bekerja keras membantu pasien terinfeksi virus corona.

Kelelahan dan kecemasan petugas medis di Wuhan juga dialami dokter di video berikut ini.

Dimana terekam seorang dokter menangis di sela menghadapi banyaknya pasien akibat terkena virus corona.

Dari video terlihat dokter yang tak diketahui namanya itu tengah berbicara dengan seseorang lewat sambungan telepon.

6 dari 7 halaman

Ingin Hidup Juga

Dikutip dari World Of Buzz, sambil menangis dokter itu mengatakan bahwa dirinya juga ingin bertahan hidup.

" Saya ingin bertahan hidup juga, tetapi ada begitu banyak orang yang berbaring di tanah," kata dokter dalam rekaman video tersebut.

DOkter

Diketahui bahwa dokter itu tengah mencoba untuk menghubungi ketua rumah sakit.

" Kapan kami bisa melihatmu? Bagaimana kita bisa pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarga kita untuk Tahun Baru Imlek? Apa yang kamu lakukan?" ucapnya.

7 dari 7 halaman

Coba Ditenangkan

Melihat dokter itu dalam kondisi emosional, seorang wanita yang diduga rekannya berusaha menenangkannya.

Namun sang dokter seakan tak menghiraukannya. Ia malah berteriak kepada wanita itu.

" Kami ingin hidup! Lihat situasi ini!," ujar dokter sambil berteriak.

Dokter itu berteriak makin keras hingga seorang wanita menegurnya.

" Jangan ribut...," imbau seorang perawat.

" Saya tidak membuat keributan! Ada begitu banyak orang sakit di atas ranjang, apa yang kita lakukan?!," balas dokter lagi.

Beri Komentar