Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dewan Menteri Luar Negeri OKI (Sekretariat OKI)
Dream - Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (KTT-LB OKI) ke 5 bertema Palestina dan Al-Quds Al Sharif: Kontibusi Nyata Indonesia untuk Palestina, akan mulai dihelat Minggu, 6 Maret 2016, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Pada perhelatan KTT-LB OKI kali ini 500 delegasi dari 49 negara telah memastikan ikut serta untuk hadir.
Menurut Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir selain diikuti 49 negara anggota OKI, konferensi kali ini juga dihadiri oleh tiga negara pengamat (observers), empat negara/organisasi internasional, dan lima anggota dewan tetap Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).
Nasir menambahkan, dari KTT-LB OKI diharapkan adanya kemajuan dalam penyelesaian masalah agresi Israel terhadap Palestina.
" KTT ini diharapkan dapat memberikan dorongan pada dunia internasional untuk tetap prioritaskan penyelesaian isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif mengingat saat ini situasinya semakin mengkhawatirkan," kata dia, Minggu, 6 Maret 2016.
Nasir mengatakan, rencananya KTT-LB OKI ini akan menghasilkan resolusi yang menegaskan prinsip dan komitmen OKI untuk mendukung Palestina dan Al-Quds Al-Sharif. Dia juga berharap dalam KTT-LB OKI ini akan menghasilkan terwujudnya Deklarasi Jakarta.
" Jakarta Declaration digagas oleh Indonesia untuk memuat langkah-langkah konkrit bagi Palestina dan Al-Quds Al-Sharif," ujar dia.
Pertemuan yang akan mengangkat tema “ United for a Just Solution” adalah pertemuan luar biasa pertama kali khusus diselenggarakan untuk mencari terobosan guna menyelesaikan isu Palestina dan Al-Quds Al-Sharif.
Hari pertama KTT-LB OKI akan diawali dengan Pertemuan Pejabat Tinggi dan Pertemuan Tingkat Menteri. Adapun substansi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-5 tentang Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di akan dihelat pada Senin, 7 Maret 2016.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya