Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Proses Pencarian Bangkai Pesawat Lion Air JT 610 (Basarnas)
Dream - Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas), Brigjen TNI (Mar) Bambang Setyo Aji, akan membagi tim pencari korban dan bangkai pesawat Lion Air jt610 yang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat dalam kerja shif.
Setiap tim akan diberikan waktu 4-5 jam untuk menyusuri perairan tersebut guna mencari korban maupun bangkai pesawat yang mengangkut ratusan orang tersebut.
" Kita gunakan shift, sekitar 4-5 jam kita ganti tim," ucap Bambang dalam konferensi pers di Gedung Basarnas, Jakarta, Senin 29 Oktober 2018.
Bambang mengatakan tim terus mencari bangkai pesawat. Tetapi, proses penyelaman kemarin dihentikan sementara mengingat jangkauan pandangan yang terbatas di malam hari.
" Operasi menggunakan kapal untuk di permukaan tetap kita laksanakan," kata Bambang.
Menurut Bambang operasi pencarian akan dilakukan terus selama 24 jam hingga tujuh hari ke depan.
Lebih lanjut, Bambang menegaskan hingga saat ini black box belum ditemukan. Pihaknya akan mengerahkan pencarian lebih masif keesokan harinya.
Terkait hasil pencarian kemarin, tim telah mengirimkan sembilan kantong berisi jenazah korban jatuhnya Lion Air JT 610. Seluruhnya telah dikirim ke RS Polri Kramat Jati.
" Sudah sembilan kantong jenazah yang dikirim ke RS Polri Kramat Jati," ujar Bambang.(Sah)
Dream – Duka tak bisa disembunyikan Iin Khusnaini kala mendengar sebuah pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Di dalam kabin burung besi itu terdapat rekannya, Hesti Nuraini yang merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.
Ketika Dream menyambangi akun Facebook diduga milik Hesti Nuraini, @hesti.nuraini.79, Senin 29 Oktober 2018, akun Facebooknya dibanjiri ucapan duka cita. Salah satunya dari Iin Khusnaini.
Iin menulis ungkapan kesedihannya ketika mengetahui Hesti turut menjadi korban pesawat Lion Air JT 610. Dia juga menulis janji Hesti kepadanya sebelum “ hilang”.
“ Mba Hesti Nuraini… Mba janji mau antar aku jalan-jalan keliling Bangka pekan ini kaan… Tadi pagi, aku sudah prepare cuti. Lanjut rencana klik tiket. Nggak sabar pengen jalan-jalan sama mba Hesti,” tulis Iin.
Kalau di Bangka, Iin menyebut sudah ada rencana menghabiskan waktu bersama sambil makan ikan.
Dia menulis ingin mengulang nostalgia sekitar delapan tahun yang lalu, yaitu cuti lima hari penuh untuk berlibur. Ketika itu, mereka berlibur ke Bali.
“ Hebatnya. Jalan-jalan keliling Bali di dalam mobil pun mbak masih pegang Quran kecil. Mbak muroja’ah. Mengulang-ulang hafalan Quran,” tulis dia.
Sayangnya, janji tinggalah janji. Pesawat Lion Air yang dinaiki Hesti kecelakaan. Ini membuat hati iOom hancur. Wanita yang kerap dipanggil “ Mamah” ini membuat Iin menangis.
“ Mamah, pagiku hari ini berantakan. Mamah harus tanggung jawab!! Air mata ini nggak mau berhenti mengalir!” tulis dia.
Iin mengenang Hesti sebagai sosok teman yang baik dan telah dipanggil kakak (malah dianggap sebagai ibu). Keduanya kerap jalan-jalan berdua dan ngobrol.
“ Orang pada mulai keliling ronda. Kita masih cicit cuit berduaan. Senangnya punya rumah deketan kita. Bisa hangout kita yaa Mah,” tulis Iin.
Iin berdoa agar ada keajaiban dari Allah. Dia berdoa agar Hesti selamat.
“ Mamah, aku masih harap keajaiban dari Allah. Mamah masih ada untuk memenuhi janji ke aku untuk jalan-jalan bareng di Bangka. Just both of us, you and me. Seperti rencana kita… Puas-puasin cerita-cerita berdua di pinggir pantai,” tulis dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya