Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Foto : Instagram/lauralazarus
Dream - Keberuntungan rupanya selalu menaungi Laura Lazarus. Pramugari itu selamat setelah dua kali mengalami kecelakaan pesawat.
Laura tak pernah menyangka masih bisa hidup sampai saat ini. Hingga kini, kejadian mengerikan kecelakaan pesawat yang nyaris merenggut nyawa masih terpatri di ingatannya.
Bersama Lion Air, Laura mengalami dua kali kecelakaan. Tahun 2004 adalah tahun yang nahas baginya. Selang 5 bulan dari kejadian itu, pesawat yang sama dan juga ditumpangi oleh Laura kembali mengalami kecelakaan.
Penasaran bagaimana kisah selengkapnya? Simak ulasannya berikut ini!

Pada tahun 2004, Laura yang saat itu masih berusia 19 tahun, bekerja sebagai seorang pramugari di maskapai penerbangan Lion Air.
Pada bulan Juli, pesawat yang membawanya bersama penumpang mengalami kecelakaan di Palembang karena tergelincir hingga keluar dari landasan.
Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Selang 5 bulan dari kejadian itu, pesawat yang sama dan juga ditumpangi oleh Laura kembali mengalami kecelakaan di Bandara Adi Sumarmo Solo. Kecelakaan yang terjadi pada November 2004 itulah menjadi momen tragis dalam hidup Laura.
Saat itu, ketika pesawat hendak mendarat, terjadi goncangan hebat di udara. Saat mencoba mendarat, pesawat tiba-tiba keluar landasan dan menabrak pagar serta berhenti di tanah kuburan.
Akibat kecelakaan itu, pilot, beberapa pramugari, dan penumpang dinyatakan meninggal dunia dan puluhan mengalami luka parah. Meski dinyatakan selamat, hingga kini kondisi fisik Laura belum sepenuhnya normal.

Dalam acara Pagi Pagi Pasti Happy, Laura menceritakan pengalamannya pada detik-detik saat ia mengalami kecelakaan pesawat nahas itu. Ia mengaku sempat memiliki firasat yang buruk saat pesawat akan mendarat.
" Saya sempat bilang sama senior saya yang duduk di sebelah kanan (dia meninggal) 'kok perasaan saya enggak enak ya' gitu. Pada waktu pesawat ini mau mendarat itu (pesawat) tergelincir. Enggak lama kemudian pas mendarat kita denger suara 'Brakkk' gitu. Tapi memang pada saat itu cuaca lagi buruk," kata Laura.

Pesawat tersebut tergelincir dan keluar dari landasan, yang menyebabkan sekitar 32 orang meninggal dunia. Ditemukan di bawah reruntuhan pesawat dengan kondisi tak sadarkan diri, Laura mengatakan jika dirinya sempat dikira sudah meninggal dunia.
" Saya ditemukan di bawah reruntuhan badan pesawat, sempat koma 3 hari begitu bangun saya sudah di ICU," tambahnya.

Dalam acara tersebut, ibunda Laura juga menceritakan bagaimana saat pertama kali melihat sang anak di rumah sakit usai kecelakaan nahas yang terjadi. Ia menyebut, pada saat itu kondisi Laura di ICU sangat parah. Bahkan, dokter sempat menyarankan untuk melakukan amputasi pada kaki Laura.
" Saya sampai di Solo jam 2 siang besok harinya, sampai di kamar ICU itu saya liat anak saya (Laura) badanya bengkak biru, matanya keluar bola matanya, pipinya sobek, lengannya copot, pinggang patah, betisnya bolong, jadi saya lihat anak saya badannya sudah bocor semua," kenang ibunda Laura.
Akibat kecelakaan itu, Laura pun harus menjalani sekitar 17 kali operasi untuk memulihkan kondisinya pasca kecelakaan.
Sumber : Merdeka.com , Youtube
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun