Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kecelakaan jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 merupakan kabar mengejutkan sekaligus memilukan di awal tahun 2021. Pesawat berisi 62 orang itu jatuh ke perairan Kepulauan Seribu Sabtu pekan lalu.
Pemerintah, melalui tim SAR gabungan, terus melakukan pencarian dan evakuasi korban dan puing pesawat. Tim SAR yang terdiri dari para penyelam TNI AL, Denjaka, Taifib, dan Dislambair, secara bergantian menyelam.
Di sela kesibukan melakukan pencarian, para penyelam tak lupa terus memanjatkan doa agar usaha mereka membantu sesama selalu dipermudahkan Allah SWT.
Dalam foto yang tersebar ke media sosial, tampak dari aktivitas para penyelam yang tetap menjalankan kewajibannya di sela-sela pencarian puing dan para korban jatuhnya Sriwijaya SJ-182.
Meski dalam kondisi yang tidak stabil lantaran digoyang gelombang laut, para penyelam ini tetap menjalankan sholat di atas kapal.
Video momen penyelam yang menjalankan ibadah di sela-sela bertugas tersebut diunggah oleh akun Instagram @koarmada_1 pada Selasa, 11 Januari 2020.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut, tampak dua penyelam dari Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) Koarmada 1 sedang khusyuk sholat di atas kapal.
" Doa kami kepadamu ya Allah, mudahkan usaha kami dalam membantu sesama kami, Amin," tulis akun @koarmada_1 di keterangan video.
Para penyelam ini diduga menjalankan sholat di atas kapal KRI Rigel. Mereka tampak khusyuk menjalankan ibadah meski kondisi kapal tidak stabil karena ombak yang datang
Sementara di depan mereka terlihat peralatan Remotely Operated Vehicle (ROV) yang digunakan untuk memperoleh citra 3 dimensi tentang kondisi di bawah laut.
Alat ini digunakan untuk mendeteksi bagian pesawat Sriwijaya Air SJ 182, termasuk black box. Pada Selasa, 12 Januari 2012, tim SAR gabungan akan fokus melakukan pencarian black box selain korban jatuhnya pesawat Sriwijaya SJ 182.
Sumber: Instagram
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya