Bayi Baru Lahir di Sulut Meninggal Karena Tertular Covid-19

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 3 Juni 2020 13:20
Bayi Baru Lahir di Sulut Meninggal Karena Tertular Covid-19
dari 15 kasus baru itu 3 di antaranya adalah balita. Dua balita merupakan Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari pasien positif sebelumnya, sedangkan yang satu adalah bayi yang baru lahir.

Dream - Seorang bayi yang baru lahir di Sulawesi Utara (Sulut) dilaporkan meninggal dunia diduga karena penyakit Covid-19 pada 19 Mei 2020 lalu. Bayi tersebut adalah satu dari 15 kasus kematian baru akibat virus corona yang dilaporkan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut. 

Selain bayi yang baru lahir, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, dr Steaven Dandel, pada Selasa, 2 Juni 2020 malam melaporkan dua orang balita juga telah meninggal dunia karena Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari pasien positif sebelumnya. 

“ Dengan bertambahnya 15 kasus baru pada hari ini, maka akumulasi pasien positif Covid-19 di Sulut sebanyak 354 orang,” ungkap dr Steaven.

Steaven menjelaskan, bayi yang meninggal dan terdaftar sebagai kasus 345 itu lahir di Minahasa Tenggara dan sempat dirawat di RS Manado. Namun bayi tersebut tak bisa bertahan dan meninggal dunia pada 19 Mei 2020 lalu.

 

1 dari 2 halaman

Jumlah Pasien Sembuh Bertambah

Selain memaparkan penambahan jumlah kasus Covid-19 di Sulut, Dandel juga membeberkan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh.

“ Ada kabar baik yang kami terima hari ini bahwa ada empat pasien yang dinyatakan sembuh,” ungkap dr Steaven.

Empat pasien yang dinyatakan sembuh adalah kasus nomor 72 asal Manado, nomor 81 asal Minut, nomor 70 asal Minahasa, dan nomor 138 asal Minahasa.

“ Dengan tambahan empat pasien yang sembuh ini, total berjumlah 56 orang,” ungkap Dandel.

Dengan perkembangan data terbaru ini, dari total 354 pasien itu masih ada 259 kasus aktif yang sementara dirawat di rumah sakit. Sedangkan jumlah pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia sebanyak 39 orang.

 

2 dari 2 halaman

Daftar Kasus Baru Covid-19 di Sulut

Kasus 340: Laki-laki, 15 tahun, Manado, ODP, hasil swab positif

341: Laki-laki, 56 tahun, Manado, ODP, hasil swab positif

342: Laki-laki, 40 tahun, Manado, ODP, hasil swab positif

343: Laki-laki, 43 tahun, Manado, tenaga kesehatan di Faskes Manado

344: Laki-laki, 47 tahun, Manado, sebelumnya PDP

345: Bayi baru lahir di Minahasa Tenggara, dirawat di RS Manado, meninggal dunia pada 19 Mei 2020

346: Perempuan, 76 tahun, asal Tomohon

347: Laki-laki, 55 tahun, Manado, PDP

348: Laki-laki, 4 tahun, Tomohon, KERT kasus 257

349: Laki-laku, 69 tahun, Tomohon, KERT kasus 257

350: Perempuan, 61 tahun, Bitung, KERT pelaku perjalanan

351: Laki-laki, 30 tahun, Manado, karyawan Faskes di Manado

352: Laki-laki, 4 tahun, Minahasa, KERT 143

353: Laki-laki, 70 tahun, Manado, periksa mandiri di Manado, hasil positif, meninggal pada 2 Juni 2020

354: Perempuan, 24 tahun, ODP di RS Manado

(Sah, Sumber: Liputan6.com)

Beri Komentar