Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
Rudal 'Api Neraka' Yang Bunuh Pemimpin Al Qaeda Di Afghanistan. (Foto: Newsdrum)
Dream - Ayman Al Zawahiri, pemimpin Al Qaeda, tewas setelah mendapat serangan drone Amerika Serikat (AS) pada 31 Juli 2022 di Kabul, Afghanistan.
Pria 71 tahun itu mendapat serangan drone dan meninggal di tempat saat sedang berdiri di balkon rumah yang berlantai tiga di Sherpur, Kabul.
Namun rudal yang ditembakkan dari drone AS itu sama sekali tidak menimbulkan ledakan, hanya merusak jendela di dekat Al Zawahiri berdiri.
Situasi tersebut menimbulkan rasa penasaran di kalangan pengamat militer tentang rudal yang digunakan AS untuk membunuh Al Zawahiri.
Pejabat AS tidak menyebut secara spesifik rudal apa yang menyerang Al Zawahiri. Tetapi dari kerusakan minimal yang diakibatkan, pengamat menduga AS menggunakan rudal Hellfire R9X.

Rudal ini memang misterius karena membunuh korbannya secara senyap lantaran tidak menimbulkan ledakan sama sekali saat mengenai sasarannya.
Karena sifatnya yang demikian itu, Hellfire R9X dijuluki bom pisau atau bom ninja. Hellfire R9X bahkan diberi nama Flying Ginsu atau Ginsu Terbang.
Nama ini diambil dari iklan pisau dapur merek Ginsu yang terkenal pada tahun 1980-an. Pisau dapur ini mampu memotong kaleng aluminium dengan rapi dan tetap tajam dengan sempurna.
Hellfire R9X sudah dipakai AS untuk menewaskan beberapa pemimpin militan di masa silam. Tahun 2015, rudal ini diduga menewaskan Jihadi John di Suriah.

Jenderal Iran, Qassem Soleimani, yang tewas di Baghdad pada awal 2020 diduga karena serangan rudal Hellfire R9X yang ditembakkan dari drone.
Namun keberadaan rudal ini pertama kali disebutkan pada Maret 2017, ketika pemimpin senior Al Qaeda Abu Kheir Al-Masri terbunuh saat bepergian dengan mobil di Suriah.
Bom ninja ini dikembangkan di bawah pemerintahan Barrack Obama dan dikatakan tidak memiliki bahan peledak. Konon cara ini ditempuh untuk meminimalkan korban tak berdosa di sekeliling target.
Masalahnya, teroris sering menggunakan taktik tameng manusia dari anak-anak dan perempuan saat mendapat serangan udara atau darat dari pasukan AS.
Meski tidak memiliki hulu ledak di ujung moncongnya, rudal yang merupakan modifikasi dari AGM-14 ini dilengkapi dengan enam bilah pisau di bagian depan.
Keenam bilah pisau yang sangat tajam ini akan keluar sebelum terjadi tumbukan, kemudian berputar dengan cepat dan menghancurkan sasaran tanpa menimbulkan ledakan.
Rudal Hellfire dikenal karena presisinya, menjadikannya sebagai senjata paling mematikan dalam persenjataan militer Amerika selama 20 tahun terakhir.
Selain itu, rudal ini memiliki mobilitas yang tinggi karena dapat dipasang di helikopter, kapal perang, kendaraan tempur atau drone tak berawak.

Ketika Hellfire R9X digunakan melalui drone, kamera canggih menampilkan sasaran melalui video streaming ke operator senjata yang berada dalam jarak aman.
Setelah sasaran diidentifikasi, operator akan mengarahkan sinar laser untuk membantu mengarahkan rudal ke sasarannya sebelum ditembakkan.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?