Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Viral Pengemis Tajir Penghasilan 60 Juta Di Probolinggo
Dream - Baru-baru ini viral video seorang kakek sedang joget sambil nyawer biduan di atas panggung hiburan.
Kakek tersebut kabarnya bukan orang sembarangan. Tapi seorang pengemis kawakan di Probolinggo, Jawa Timur.
Pengemis tersebut belakangan diketahui sebagai Ahmad yang saat ini telah berusia 58 tahun.
Ahmad digaruk Satpol PP di tempat mangkalnya di traffic light Kraksaan Wetan pada 2 Agustus sekitar pukul 13.30 WIB.

Satpol PP terpaksa mengamankan Ahmad karena diduga menggunakan uang hasil mengemisnya untuk nyawer biduan.
Anggota Satpol PP Probolinggo, Budi Utomo, menuturkan pihaknya mengamankan si kakek setelah aksinya viral di media sosial.

Bukannya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, uang hasil mengemis itu malah dipakai buat nyawer biduan dangdut.
" Kami mengamankan seorang pengemis yang saat ini di Probolinggo sedang viral.
" Karena uang hasil mengemis dipakai untuk menyawer bukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari," kata Budi.
Tindakan Ahmad tersebut patut disayangkan. Pasalnya, mengemis hanya untuk nyawer biduan dianggap tindakan tidak pantas.
" Ya kami sendiri sangat menyayangkan kelakuan si pengemis ini kenapa nyawer di acara dangdutan dari hasil ngemis, kan tidak baik," tambah Budi.
Namun, ketika diberitahu alasannya diamankan, Ahmad membantah dugaan kalau hasil mengemis dipakai buat nyawer biduan.
Dia mengaku menggunakan uang hasil ngemisnya untuk makan sehari-harinya. Ahmad bahkan meminjamkan uang hasil mengemisnya ke sejumlah warga di Kecamatan Besuk.
Saat diamankan di lokasi kejadian, Ahmad mengatakan total uang yang dipinjamkan ke sejumlah warga Besuk mencapai Rp60 juta.
Sementara terkait video viral dirinya nyawer biduan dangdut, Ahmad mengaku baru sekali itu melakukannya. " Saya nyawer baru sekali ini tidak setiap hari. Memang iya itu saya," ucap Ahmad, dikutip dari Liputan6.com.
Ahmad kemudian bercerita bahwa uang hasil mengemis untuk daftar haji ke salah satu biro perjalanan umroh di Kecamatan Kraksaan.

" Sudah bayar uang muka Rp5 juta, tarif pemberangkatannya total mencapai Rp32 juta," katanya.
Kepada petugas Satpol PP, Ahmad mengaku memiliki empat anak dan enam cucu.
Hebatnya lagi, menurut Radar Bromo, salah satu anaknya yang tinggal di Malang menjadi dosen salah satu kampus swasta. Sementara istrinya tinggal di Surabaya.
Menurut Kepala Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, Nahrawi, Ahmad alias Mul adalah warganya. Dia menyebut Ahmad dikenal seperti mengalami gangguan kejiwaan.
“ Keluarganya mampu, anaknya juga dosen. Tapi, Ahmad alias Mul ini dikenal stres. Jadi, warga memakluminya. Setelah viral kami harap keluarga bisa lebih memperhatikan agar tidak menimbulkan kegaduhan lagi,” tutur Kepala Desa Alastengah, Kecamatan Besuk, Nahrawi, dikutip dari Radar Bromo.
Seperti terlihat di video penangkapannya, terlihat seorang petugas Satpol PP menunjukkan rekapan hasil Ahmad mengemis.

" Hasil dari ngamen, penghasilannya tiap hari, diutangkan sama warga dengan total Rp60 juta," kata petugas Satpol PP.
" Mantap, petugasnya kalah cuy," timpal petugas itu menambahkan.
Sumber: Radar Bromo dan berbagai sumber
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan