Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Emak-emak Pembuat Video Di Padang (Foto: Instagram @lambe_turah)
Dream - Belakangan beredar seorang wanita paruh baya merekam aksinya saat berada di sebuah restoran di Padang yang ramai pengunjung dan menyebut tak takut Covid-19. Aksi tersebut langsung menjadi perbincangan publik.
Dalam video singkat yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, wanita yang berdomisili di DKI Jakarta itu menyampaikan permohonan maafnya kepada pemerintah serta pihak bersangkutan lainnya.
Menurut pengakuannya, video yang ia buat merupakan candaan belaka. Ia tak bermaksud dan bertujuan serius.
" Saya yang bernama Yulianti yang membuat video di Bebek Sawah. Saya minta maaf khususnya kepada Pemerintah Indonesia, saya tujuannya membuat video hanya untuk bercanda. Mohon maaf ya pemilik tempat makan Bebek Sawah, saya cuma bercanda untuk teman-teman, tidak ada maksud apa-apa," ungkapnya, melansir dari akun Instagram @lambe_turah.
Video singkat yang direkam di Padang itu, dianggap meresahkan masyarakat. Akibatnya, wanita tersebut harus berurusan dengan pihak berwajib.
Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Satake Bayu, menuturkan, pemilik video itu terancam dijerat UU ITE lantaran mengunggah aksi yang mengandung ujaran kebencian dan dinilai provokatif.
Dikutip dari Merdeka.com, Selasa 6 Juli 2021, Yulianti diperbolehkan pulang dengan catatan wajib lapor. Diketahui hingga hari ini proses hukum masih terus berjalan.
" Proses (hukum) tetap jalan, walaupun yang bersangkutan sementara ini masih diperiksa sebagai saksi karena masih berproses," terang Kombes Bayu.
View this post on Instagram
Dream - Imbauan mengenai melonjaknya Covid-19 terus dilakukan melalui berbagai media. Anjuran untuk melakukan protokol kesehatan pun tak henti diingatkan. Hal ini agar penularan menurun dan pandemi bisa mereda di Indonesia.
Meski begitu, masih banyak orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Bahkan, tidak sedikit orang yang masih tidak percaya dengan keberadaan virus tersebut.
Salah satunya adalah seorang ibu asal Padang yang videonya tengah viral. Dalam video tersebut, ia menunjukkan kondisi sebuah restoran di Padang yang tengah ramai oleh pengunjung.
" Padang kota bebas, makan apa aja. Kita ga ada yang di lockdown, ga ada pembatasan, dan sekat sekat. Tuh, lihat tuh, rame," ujarnya.
View this post on Instagram
Ia mempertegas bahwa di daerah tersebut cukup aman dan tidak diberlakukan jaga jarak. Warga bebas beraktivitas dan tidak takut dengan virus Covid-19.
Di akhir video, ia mengaku keheranan dengan warga Jakarta yang panik akan pandemi virus Covid-19.
" Kenapa kita di Jakarta kok pada panik semua? Udah, jangan panik. Terus aja lawan pemerintahan dzalim," ungkapnya
Melihat tingkah ibu asal Padang, warganet pun merasa kesal dan gemas.
" Tandai mukanya wahai para nakes. Nanti kalau dia kena ga usah di tangani. Suruh pulang aja," kata @defan.rendra.
" Ibu blm tau aja rasanya kena covid gmn ???," komentar @iichaa04_.
" Blacklist aja dri rumah sakit," tulis @vminsty.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya