Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Sumber: Tiktok.com/julizah11
Dream - Memiliki buah hati merupakan impian bagi banyak pasangan yang telah menikah. Namun beberapa dari mereka harus menanti lama dan berjuang agar bisa memiliki seorang anak.
Seperti yang dialami oleh wanita bernama Julizah Jaafar yang membagikan kisahnya lewat video yang diunggah akun TikTok @julizah11. Dia bercerita bahwa mereka menanti seorang momongan selama hampir satu dekade.
Julizah Jaafar menikah pada 14 Maret 2014, atau sembilan tahun lalu. Selama berumah tangga, ia menunggu dan melakukan berbagai upaya agar bisa hamil.
“ Bertahun-tahun kami mencoba berbagai cara (untuk hamil), kami sangat berharap tapi belum ada rezeki. Sampai tahun keenam menikah, saya move on,” ucapnya.
Meski begitu, Wanita berusia 34 tahun ini tetap merasa bersyukur karena hidupnya dipenuhi rezeki lainnya, meski belum diberi momongan.
“ Padahal saya belum ada rezeki anak, tapi Allah kasih rezeki lain seperti punya rumah sendiri. Ada tempat berteduh, tingga menunggu orang baru (anak),” tuturnya.
Sebagai salah satu usaha untuk memiliki momongan adalah dengan menurunkan berat badannya. Yaitu yang semula 70 kg menjadi 60 kg.
“ Badan saya berisi sebelumnya, jadi saya mengurangi asupan gula dan berhasil hingga menjadi 60kg dalam waktu setahun. Sepertinya badan saya semakin kecil,” ungkapnya

Meskipun badannya kecil, ternyata perutnya buncit seperti sedang kembung. Dia merasa aneh karena sebenarnya dirinya tidak gendut.
“ Tapi perut saya ke depan sampai teman-teman memarahi saya,” ungkapnya.

Akhirnya, wanita yang berasal dari Telok Mas ini memutuskan untuk periksa tes kehamilan, disarankan oleh kakaknya meskipun tak mengalami gejala kehamilan.
“ Kakak saya minta tes (kehamilan), katanya belum ada rejeki, yang penting dicoba. Waktu saya positif (hamil), saya merasakan air mata dan kebahagiaan karena sembilan tahun tanpa keturunan sampai tidak ada harapan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, usai mengetahui dirinya hamil ia pun ke dokter untuk memeriksa kondisi kandungnnya.
“ Besoknya saya datang periksa ke klinik, dokter bilang usia kehamilan sudah 22 minggu (lima bulan). Saya kaget banget, tahu saya hamil alhamdulillah,” ujarnya.
Julizah yang diperkirakan akan melahirkan pada pertengahan Juni mendatang mengatakan, kado ulang tahun pernikahannya kali ini sangat berarti karena dianugerahi keturunan.
Ia pun memberikan nasihat kepada pasangan yang tengah berjuang dan berusaha untuk hamil atau ‘trying to conceive’ (TTC).
Ia mengatakan kepada pejuang garis dua harus banyak bersabar, jangan stres dan jangan terlalu dipikirkan. Orang lain boleh saja berpendapat, tapi kita sendiri harus mengikuti apa yang kita mampu.
“ Selagi ada rahim, selagi itu kita mampu untuk mendapatkan cahaya mata (anak). InsyaAllah, suatu hari nanti kita bisa merasakan momen itu, seperti yang saya alami sekarang.
@julizah11 9 tahun tu bukan mudah banyak yang saya tempoh...akhirnya allah dengar doa saya dan dia beri saya perluang 2023 merasa moment bakal menjadi seorang umi buat anak saya...n happay anniversary buat kami 14/3/2023 #terimakasihyaallah #selagiadarahimselagiitukitabolehhamil #babycoming2023 ♬ Buah Hati - Armada
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam