10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Jokowi (Instagram.com/Jokowi)
Dream - Presiden Joko Widodo tampil memikat saat memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) di Seoul, Korea Selatan, Selasa 11 September 2018.
Di awal pidatonya, Jokowi menyatakan sudah banyak pembicara besar yang juga pernah menyampaikan kuliah umum di universitas tersebut.
" Saya tahu sudah banyak pembicara yang sangat terhormat hadir di HUFS ini. Ada Presiden Barack Obama, ada Presiden Gorbachev, ada Sekjen PBB Ban Ki-moon. Pernah berbicara di sini, memberikan sambutan di Hankuk University," kata Presiden Jokowi seperti dilansir dream dari setkab.go.id.
Suasana aula universitas tersebut semakin riuh tatkala Jokowi berusaha membandingkan kehadirannya dengan para pemimpin dunia tersebut. Sambil berkelakar, Jokowi mengaku punya kelebihan yang tak dimiliki para tamu khusus universitas tersebut.
" Tetapi dari mereka, tidak ada yang pernah meloncat di atas mobil dengan mengendarai sepeda motor," Lanjut Presiden Jokowi yang disambut gemuruh tepuk tangan para mahasiswa
Aksi yang dimaksud Jokowi adalah aksinya saat pembukaan Asian Games XVIII di Jakarta, 18 Agustus 2018 lalu.
Menurut penuturannya, aksi yang dilakukannya pada pembukaan Asian Games itu sudah dipersiapkan sejak satu setengah tahun lalu.
Awalnya, Presiden diberi tiga opsi oleh organizing committee Asian Games 2018. Pertama, biasa-biasa. Kedua, agak ekstrem, yang ketiga, ekstrem.
" Saya memilih yang ketiga yang ekstrem yaitu naik sepeda motor," ujar Presiden Jokowi yang lagi-lagi disambut tepuk tangan ratusan mahasiswa yang hadir di acara tersebut.
Selain itu, Jokowi yang didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga bercerita mengenai kunjungannya ke lokasi penampungan pengungsi etnis Rohingya dari Rakhine State, Myanmar, di Kamp Jamtoli, Sub Distrik Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh, Januari 2018 lalu.
Tak lupa ia juga menyampaikan menyampaikan pandangannya mengenai proses perdamaian di Semenanjung Korea.
Usai menyelesaikan kuliah umum, Presiden Jokowi menerima jaket perguruan tinggi itu yang bertuliskan UHFS. Dan sebelum meninggalkan tempat kuliah umum, Presiden Jokowi didaulat untuk berfoto bersama para mahasiswa.
Presiden beserta rombongan meninggalkan Hankuk University menuju pangkalan udara Seoul Air Base menggunakan pesawat kepresidenan 1 pada pukul 12.30 waktu setempat untuk melanjutkan kunjungan kenegaraannya ke Vietnam guna menghadiri World Economic Forum (WEF) of ASEAN.
(setkab.go.id)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli