Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Seorang Kaya Di Tiongkok Justru Merugi Ketika Membeli Satu Unit Pesawat Bekas. (Foto: Shanghaiist)
Dream – Jika sudah hobi, seseorang bisa melakukan apa pun untuk mengoleksi benda kesayangan. Salah satunya merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli sebuah benda yang ingin dikoleksi.
Tak jarang, para kolektor ini terbentur dengan aturan yang membuat mereka harus mengeluarkan uang tambahan demi mendapatkan barang kesukaannya.
Tak percaya? Suatu peristiwa unik ini terjadi di Sichuan, Tiongkok. Dilansir dari Shanghaiist, Kamis 10 November 2016, seorang kolektor bernama Ning ini membeli sebuah pesawat bekas Boeing 737-300. Harganya pun mencapai 3 juta yuan alias Rp5,79 miliar.
Namun ada satu hal yang tak diperhitungkannya.
© Dream
Ning ternyata harus merogoh kocek hampir dua kali lipat dari harga pesawat tersebut.
Pria berusia 33 tahun ini terpaksa mengeluarkan uang ekstra sebesar 5 juta yuan atau Rp9,65 miliar. Kok bisa?
Ning adalah seorang pria yang terobsesi dengan pesawat terbang sejak kecil. Dia tertarik dengan pesawat Boeing 737-300 yang sudah tidak dipakai.
Sayangnya, pesawat tersebut adalah properti milik negara. Proses pembeliannya pun makan waktu yang cukup lama. Tak hanya itu, bagian mesin dan sistem penerbangan itu pun dicopot.
© Dream
Otomatis, Ning tidak bisa menerbangkan pesawat tersebut. Dia meminta tolong perusahaan maskapai yang bergerak di ekspor dan impor untuk mengakali masalah transportasi.
Akhirnya, Ning pun mengeluarkan uang tambahan sebesar Rp9,65 miliar untuk pengapalan dan renovasi. Dengan uang itu, simulator penerbangan pun dibeli.
Pesawat bekas itu pada akhirnya akan ditaruh di taman budaya penerbangan, dekat Universitas Penerbangan Sipil Tiongkok.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

