Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Enner Valencia (Instagram @ennervalencia1)
Dream - Kapten Timnas Ekuador, Enner Valencia, telah mengoleksi tiga gol dari dua pertandingan di Piala Dunia 2022. Dua gol dicetak saat menghadapi tuan rumah Qatar, lalu satu gol saat tanding melawan Belanda.
Dia menjadi salah satu bintang yang tampil dengan performa cukup gemilang di ajang sepak bola empat tahunan itu.
Dia lahir di di Esmeraldas, San Lorenzo, Ekuador, pada 4 November 1989. Ibunya bernama Doa Bolivia Lastra dan ayahnya bernama Remberto Valencia, di Esmeraldas, San Lorenzo, Ekuador.
Namun kisah Enner sebelum sukses menjadi bintang sepak bola jauh dari kata berkecukupan. Orang tuanya diketahui hanyalah petani dan peternak kecil yang tak punya penghasilan cukup.
Penyerang klub Fenerbahçe itu sudah menyukai sepak bolah sejak kecil. Saat masih kanak-kanak dia mempunyai kebiasaan menendang benda apapun yang berbentuk bola.
Anak dari tiga bersaudara ini harus bertahan hidup menghadapi kemiskinan. Saat muda, sembari bersekolah, dia turut membantu ayahnya menjual susu sapi di jalanan Kota San Lorenzo.
Enner memutuskan tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, karena ingin fokus pada sepak bola.
Inilah perjalanan awal kesuksesan Enner setelah masuk ke dalam klub sepak bola di kampungnya, daerah Salado. Sang pelatih, Mauricio Coello, selalu menjadikan Enner sebagai salah satu penyerang andalan di timnya.
Enner berhasil menjadi pencetak gol terbanyak saat melakoni kompetisi antarkampung. Berkat kemampuannya, Enner direkrut sebuah akademi lokal bernama Caribe Junior.
Sebagai striker di akademi Caribe Junior, Enner menjadi pencetak gol terbanyak dalam beberapa kejuaraan.
Kemudian angin segar kembali menghampirinya, klub profesional Club Sport Emelec dari Kota Guayaquil mengontraknya menjadi pemain profesional.
Hingga pada tahun 2013, klub asal Meksiko, Club de Ftbol Pachuca juga tertarik untuk menjadi Enner sebagai striker. Dia bermain sebanyak 23 kali dan 18 gol berhasil dicetaknya.
Setelah meksiko, Enner bahkan direkrut klub Westham United, Inggris. Di klub ini Enner bermain tiga tahun. Dengan delapan gol tercipta dari 54 pertandingan.
Dia kembali ke klub Meksiko dan kini melanjutkan kariernya di klub asal Turki, Fenerbahce.

Malang melintang menjadi striker, membuat dipanggil ke Timnas Ekuador sejak 2012. Enner mencetak 38 gol dari76 pertandingan. Enam gol terakhir Ekuador di Piala Dunia dicetak oleh Enner Valencia. Termasuk tiga golnya di Piala Dunia 2022 ini.
Sumber: Brilio.net
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya