Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sedih, Anak Di Kalimantan Selatan Ini Jualan Kue Keliling Sejak Subuh. (Foto: Video Instagram)
Dream - Tanpa kita sadari, ternyata masih banyak di luar sana yang berjuang untuk bertahan hidup. Mereka tidak tahu bagaimana mereka makan hari itu atau bahkan di hari-hari berikutnya.
Dan yang lebih parah lagi adalah sebagian pelakunya ternyata anak-anak, yang seharusnya mengecap kebahagiaan di masa kecil bersama teman-teman sebaya.
Itulah yang diperlihatkan Rahmadi melalui akun Instagramnya. Dia mengisahkan bocah lelaki bernama Muhammad Haiqal yang jadi penjual kue keliling dengan sepedanya.
Menurut Rahmadi, bocah berusia 14 tahun itu biasanya berjualan di sekitar Kelurahan Barabai Darat, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
" Di saat anak seumurnya merasakan asiknya bermain dengan teman-temannya atau serunya bermain gadget, dia malah harus berpeluh untuk bertahan hidup," tulis Rahmadi mengawali kisahnya.
Haiqal tinggal di sebuah rumah kontrakan di Gang Hijrah, Kitun bersama orangtuanya. Sebelum pandemi corona, ayahnya seorang pekerja buruh bangunan. Namun ayahnya sekarang tak punya pekerjaan lagi.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Haiqal terpaksa ikut bekerja dengan berjualan kue menggunakan sepeda. Kata Rahmadi, beberapa kali Haiqal lewat depan tokonya sekitar jam 10 malam lebih.
Karena merasa kasihan dan penasaran, Rahmadi pun mencegat Haiqal untuk membeli kue sekaligus menanyakan kondisi keluarganya.
Menurut penuturan Haiqal, dia biasanya berangkat jualan kue jam 4 pagi sampai habis sekitar jam 10 atau 11 siang.
Setelah itu, sekitar jam 2, Haiqal akan kembali keliling menjajakan kuenya di sekitar Kelurahan Barabai Darat sampai malam.
" Kegigihan Haiqal bekerja mungkin masih belum seperti yang dia harapkan. Karena impiannya adalah ingin memiliki HP, entah itu HP apa aja masih belum terwujud," tulis Rahmadi.
Rahmadi kemudian mengajak netizen jika melihat Haiqal untuk membeli kue yang dijualnya. Sebab hasil penjualan pedagang seperti ini bukan untuk memupuk kekayaan, tapi cuma untuk bisa bertahan hidup.
Sumber: World of Buzz
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya