Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bocah 8 Tahun Di Kaltim Dimangsa Buaya Saat Ikut Mancing Ayahnya. (Foto: Facebook Icha Raini Ramly)
Dream - Sebuah kejadian menggemparkan terjadi di Kalimantan Timur. Bocah berusia delapan tahun disambar seekor buaya raksasa ketika sedang mandi di sungai.
Tragedi memilukan itu terjadi di Sungai Tempakul yang terletak di Desa Muara Bengalon, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, pada Rabu 3 Maret 2021.
Tidak hanya itu, video dan foto tempat buaya itu ditangkap dan perutnya 'dibelah' juga disebar hingga menjadi viral di dunia maya.
Jenazah anak itu ditemukan setelah buaya ditangkap pada Kamis pekan lalu, oleh tim Rescue SAR Kutai Timur yang dibantu seorang pawang buaya.
Menurut Kepala Tim SAR Kutai Timur Bongga Losong, korban bersama adik dan ayahnya pergi memancing di Sungai Tempakul.
Namun saat kejadian, korban yang sedang mandi di sungai tiba-tiba disambar oleh seekor buaya yang cukup besar.
Ayah korban yang sudah terjun ke sungai untuk menolong tidak bisa berbuat apa-apa. Buaya itu membawa anaknya makin ke dalam.

Mendapat laporan ada anak diterkam buaya, tim SAR segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelamatan.
Sayangnya, upaya pencarian buaya pemangsa bocah pada hari itu tidak membuahkan hasil. Pencarian dilanjutkan keesokan harinya.
Buaya itu akhirnya berhasil ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian yang cukup menghebohkan itu.
Mengingat situasi yang membahayakan, buaya sepanjang kira-kira 6 meter itu terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditombak hingga mati.

Setelah diangkat ramai-ramai bersama penduduk, perut buaya itu dibelah. Mengejutkan, jenazah bocah itu ditemukan dalam kondisi masih utuh di dalam perut buaya.
Jenazah anak tersebut telah dikuburkan. Sementara itu, setelah dibelah perutnya, buaya tersebut juga dikuburkan.

Menurut informasi, Sungai Tempakul memang dikenal merupakan habitat buaya. Sehingga tidak heran ada kejadian buaya menerkam manusia di daerah tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya