Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Saat ini memang bukan lagi zaman Siti Nurbaya. Bukan lagi era pernikahan karena dijosohkan oleh orang tua. Banyak calon pengantin 'merdeka', yang menentukan jodoh mereka masing-masing.
Meski demikian, bukan berarti tidak ada sama sekali pasangan yang menikah melalui perjodohan. Beberapa masyarakat tertentu masih melakukan praktik ini. Dalam beberapa kasus, pasangan yang tidak hidup dalam masyarakat dengan tradisi demikian pun harus menikah lewat perjodohan oleh orang tua mereka.
Namun, pasangan yang menikah melalui perjodohan orang tua bukan berarti tidak saling mencintai. Tidak berarti tidak bahagia. Beberappa di antara mereka nyatanya ada yang saling mencintai, memiliki anak, dan langgeng.
Kisah pernikahan melalui perjodohan juga dialami oleh seorang pria yang mencurahkan kisahnya melalui grup Madras Techies berikut ini. Menurut laman Worlld od Buzz, pria itu dan sang istri saling mencintai dalam empat tahun usia pernikahan mereka.
Namun masalahnya, pria itu mengaku dalam empat tahun pernikahan mereka, sama sekali belum pernah melakukan hubungan intim..
" Setiap kali saya mencoba untuk memulai, ia selalu menutup kakinya dengan erat dan menutup bagian pribadinya dengan tangan. Saya tidak bisa melakukan apa-apa soal itu," curhat pria yang tidak disebutkan namanya itu.
Pria itu telah bertanya dan membicarakan masalah ini dengan pasangannya. Istrinya mengaku tidak bisa mengendalikan kakinya dan menangis serta mengaku bahwa dia tidak bisa mengendalikan tubuhnya.
Kepada sang istri, pria itu mengaku ingin mempunyai anak. Dia juga telah berkonsultasi dengan dokter tentang masalah pelik tersebut.
" Saya sempat berkonsultasi dengan dokter --dokter yang menurut saya sangat bodoh, ia mengatakan kepada saya bahwa saya harus mengancam dirinya dengan kata cerai. Tentu saya menolak menggunakan cara itu," ujarnya bercerita.
Pria itu juga mengatakan bahwa ia enggan membicarakan masalahnya kepada orang tuanya, lantaran takut dengan tanggapan yang akan ia terima.
Pria itu pun bersikeras bahwa bagaimanapun situasinya, ia tidak akan pernah mau meninggalkan sang istri. Oleh sebab itu, ia meminta bantuan netizen untuk menyelesaikan masalah rumah tangganya.
Beberapa netizen menyarankan agar ia dan istri harus mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Ada yang berpendapat bahwa kemungkinan besar sang istri mengidap vaginismus.
Vaginismus sendiri menurut Medical News Today, merupakan sebuah kondisi dimana terjadi kejang otot di bagian panggul. Hal ini menyebabkan nyeri, sulit bergerak, dan bahkan tidak bisa melakukan hubungan seksual sama sekali. Melakukan pemeriksaan ginekologi dan memasukkan tampon menjadi salah satu upaya terbaik.
" Mungkin langsung melakukan hubungan seksual membuat dirinya tegang. Bisa saja itu merupakan bagian dari refleks akibat trauma masa lalu. Kamu mungkin bisa berbicara dari hati ke hati dengan istri, kemudian menyelesaikan masalah ini," ujar salah satu netizen.
Waduh, bahaya juga nih!
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya