Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Berhubungan Seksual. (Source: Shutterstock)
Dream - Tubuhmu bisa mengalami berbagai perubahan seiring dengan berjalannya waktu. Sama halnya ketika tubuhmu mulai aktif secara seksual terutama setelah memasuki gerbang pernikahan.
Perubahan yang dialami pun berbeda-beda pada setiap orang. Ada yang mengalami perubahan berat badan, gaya hidup serta lainnya.
Meskipun belum terbukti secara ilmiah, hal ini diakui oleh cukup banyak orang. Dilansir dari Fustany.com, berikut perubahan yang diklaim dialami setelah aktif secara seksual.
Ini merupakan hal yang kerap diakui oleh banyak pasangan. Kenaikan berat badan setelah aktif secara seksual diklaim akibat banyaknya kandungan air dalam tubuh.
Namun, hal tersebut cenderung disebabkan oleh konsumsi pil kontrasepsi. Meningkatnya berat badan yang dialami pun bukan karena peningkatan kadar lemak, melainkan akibat banyaknya kandungan air dalam tubuh.
Perubahan berat badan serta gaya hidup
Kamu akan mengalami perubahan hormon ketika sudah aktif secara seksual. Perubahan hormon estrogen mampu meningkatkan nafsu makan dan mengubah gaya hidup.
Kebiasaan baru yang dialami setelah menikah juga bisa membuatmu lebih sulit untuk berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat.
Apalagi, jika merasa stres. Berat badan tidak hanya akan mengalami peningkatan, tapi juga bisa menurun. Ini bergantung pada kebiasaan masing-masing.
Perubahan gaya hidup dan tingkat stres bisa sangat memengaruhi siklus menstruasi. Terutama, ketika aktif secara seksual.
Siklus menstruasi bisa menjadi tidak teratur. Termasuk ketika mengalami kenaikan berat badan. Berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatanmu.
Perubahan pada payudara
Ketika aktif secara seksual, kamu akan merasakan rangsangan dan mengalami Vasocongestion yang mana jaringan tubuhmu dapat membengkak serta aliran darah pun lebih lancar.
Inilah yang membuat payudaramu lebih kenyal dan membengkak ketika terangsang atau melakukan kegiatan seksual. Puting pun akan lebih sensitif.
Namun, perubahan tersebut tidak dialami secara permanen. Ukuran payudara dan kondisi puting akan kembali normal setelah berhubungan seksual serta tidak terangsang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya