Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Pixabay.com
Dream - Mungkin sebagian dari kita takkan peduli alas apa yang digunakan ketika kantuk sudah menyerang. Kasur, matras, karpet, atau sofa sekalipun bisa jadi alas untuk tidur. Namun pemilihan tempat tidur biasanya baru terasa efeknya pada tubuh ketika bangun tidur.
Dibandingkan tempat lain, sejatinya tempat yang paling lama kita singgahi sehari-hari adalah kasur. Sedikitnya orang dewasa tidur antara 6-8 jam sehari. Makin muda usia, maka kebutuhan tidur semakin banyak.
Namun masih banyak yang meremehkan aktivitas tidur ini. Kualitas tidur yang kurang, bisa berdampak besar bagi kesehatan. Tak heran jika sejumlah orang pun kini punya banyak pertimbangan dalam memilih kasur.
Pasalnya, kalau salah memilih kasur, bisa-bisa berdampak buruk pada kesehatan. Berikut adalah beberapa dampak buruk dari salah pilih kasur.
1. Bahaya Tungau
Sadar atau tidak, tungau menjadi salah satu hal yang paling gemar tinggal di kasur. Berdasarkan Mayo Clinic, makhluk mikroskopis tersebut hidup di iklim lembab dan memakan kulit mati manusia yang ditemukan dalam debu rumah tangga.
Jika Sahabat Dream alergi terhadap tungau, tubuh otomatis memiliki kepekaan terhadap kotoran dan jasad tungau yang membusuk. Kontak dengan kotoran tersebut bisa menyebabkan gejala alergi seperti batuk, bersin, pilek, hingga mata gatal.
2. Sakit Punggung

Jika bicara soal kasur, dukungan pada bagian tulang belakang tidak lagi bisa ditawar. Berdasarkan keterangan Fredrick Wilson D.O, sebagai direktur Cleveland Clinic Solon Center for Spine Health, tulang belakang manusia punya lekukan alami yang harus bisa diikuti bahkan saat tidur.
Setiap dorongan atau tarikan pada tulang punggung karena kasur yang terlalu empuk atau kendor, dapat memberi tekanan pada ligamen dan tendon yang menghubungkan tulang belakang dengan otot lain. Sehingga jika tidak memilih kasur yang tepat, bisa-bisa Sahabat Dream akan mengalami sakit punggung.
3. Nyeri Sendi
Jika kasur terlalu keras, akan ada tekanan berlebihan pada area bahu, pinggul, hingga punggung. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit dan nyeri pada sendi.
Sehingga, bagi pemilik kasur keras, lebih baik menggunakan topper pada kasur. Disarankan memilih topper dengan material terbaik, salah satunya adalah milik Quantum.

Green Tea Latex Topper milik Quantum sudah ditest dari laboratorium TUV-Rheinland. Green Tea Latex bebas dari 19 bahan kimia berbahaya dan bebas dari 6 bahan racun yang berbahaya untuk tubuh. Bisa disimpulkan bahwa Green Tea Latex sudah sesuai dengan standar keamanan Negara Eropa.
Selain itu, lapisan Green Tea Latex dengan tebal 2 cm, dikombinasikan dengan busa Quantum dengan density tinggi dengan tebal 7 cm ini menggunakan teknologi VIRASE pada kain, untuk melawan 99.97 persen bakteri dan virus. Memiliki pori untuk ventilasi udara dan tidak berbau (odorless).
Apalagi ketika topper digabungkan dengan Quantum Springbed Posture Master Bamboo GT. Springbed tersebut mennggunakan bahan material premium Greentea Latex dan R7 sehingga menghasilkan kasur yang tidak kempes. Material bamboo pada kain memberikan rasa sejuk dan bebas bakteri.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti