Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Bocah Laki-Laki 12 Tahun Nikahi Sepupu Sendiri Berusia 10 Tahun, Pihak Keluarga Beri Dukungan
Dream - Pernikahan biasanya dilakukan bagi mereka yang merasa siap secara fisik, mental, serta finansial, untuk membangun rumah tangga.
Menurut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), usia ideal bagi wanita untuk menikah adalah minimal 21 tahun, sementara bagi pria minimal 25 tahun.
Hal ini diukur dari kesiapan diri untuk bekerja dan menghasilkan uang serta kesiapan tubuh wanita untuk mengandung dan melahirkan.
Namun, beberapa pasangan muda yang telah dimabuk cinta memutuskan menikah di usia yang kurang dari umur yang disarankan, beberapa bahkan masih anak-anak.

Seperti kisah bocah lelaki 12 tahun yang menikahi seorang perempuan berusia 10 tahun berikut ini. Keduanya ternyata memiliki hubungan keluarga, yakni sebagai sepupu.
Beberapa kumpulan foto beredar memperlihatkan Z (12) dan S (10) pada upacara pertunangan mereka di Kegubernuran Sharkia di bagian utara Mesir.
Dikutip dari Daily Star, Ziyad mengaku selalu mencintai putri bibinya dan ingin menikahinya.
Dia berjanji akan bekerja keras untuk menyelesaikan studinya sehingga mereka dapat memiliki pernikahan yang bahagia begitu mencapai usia legal.

Yang membuat warganet kaget adalah bagaimana kedua orangtua mereka turut tersenyum dalam foto yang beredar tersebut.
Sama juga terlihat tersenyum dengan gaun pengantin putih di samping Z yang mengenakan jas biru dalam gambar yang dilaporkan diambil di Walad Saqr Center.
Selama perayaan, Z memberikan cincin pertunangan kepada S di tengah tepuk tangan dan sorakan dari keluarga dan teman yang berkumpul.
Keluarga mengatakan bahwa kakek mempelai pria setuju dengan pertunangan ini.

" Saya mencintai anak perempuan saya, dan saya ingin mereka selalu berhubungan satu sama lain, bahkan dalam garis keturunan," ujar sang kakek.
Direktur Umum Departemen Penolong Anak, Muhammad Nazmi mengatakan petugas perlindungan anak Kegubernuran Sharkia telah turun ke rumah keluarga untuk menjelaskan kepada orangtua bahaya pernikahan dini bagi anak-anak.
Namun sang keluarga tetap memberikan pembelaan terhadap kejadian tersebut.
" Kami tidak memaksa untuk melakukan apapun, kami hanya ingin bersukacita dan mengumumkan prinsip hubungan, seperti kebiasaan di banyak keluarga,” jawab pihak keluarga.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan