Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Konflik dalam rumah tangga, tidak lebih merupakan bumbu-bumbu penyedap yang biasa dan lumrah terjadi dalam kehidupan berkeluarga. Bahkan, jika ia tidak ada, maka kehidupan ini rasanya seolah-olah hambar dan tidak ada tantangannya sama sekali.
Umumnya, ketika dihadapkan pada suatu konflik, seorang istri seringkali tidak sabar menghadapi suaminya. Sehingga dengan ketidaksabarannya, ia pun segera mendoakan sang suami dengan keburukan dan segala macamnya.
Lantas, apakah mendoakan suami dengan keburukan diperbolehkan dalam syariat Islam?
Lazimnya, mendoakan suami dengan keburukan, nyatanya tidak ada bedanya dengan mendoakan diri sendiri dengan hal yang sama. Ibarat satu jiwa, suami adalah bagian dari Anda dan Anda adalah bagian dari suami.
Maka, apabila salah seorang diantaranya mendoakan keburukan untuk pihak lainnya, ini berarti sama halnya dengan mendoakan keburukan untuk dirinya sendiri. Hal ini, sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, yang artinya:
" Janganlah mendoakan diri kalian kecuali dengan kebaikan, karena para malaikat mengaminkannya." (HR. Muslim)
Kendati demikian, hal ini tidak selayaknya dilakukan oleh siapapun yang mengaku beriman kepada Allah SWT. Pasalnya, hal itu merupakan perbuatan terlarang yang sama sekali tidak diridhai-Nya.
Sebagaimana kita ketahui, adapun salah satu syarat doa yang akan dikabulkan ialah doa yang tidak mengandung dosa di dalamnya. Lantas, jika dikaitkan doa seperti ini tentunya mengandung dua hal yang terlarang, yakni pertama, mengandung dosa. Kedua, zalim, dan melampaui batas.
Oleh karena itu.............selengkapnya baca di sini. (Ism)
Kirimkan kisah nyata inspiratif di sekitarmu atau yang kamu temui ke komunitas@dream.co.id dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya