Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi. Sumber Foto: ArabianBusiness.com
Dream - Seorang Muslim di Cincinnati, Ohio, menerima pesan mengharukan dari tetangganya, setelah pelantikan Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Pesan yang ditulis pada secarik kertas itu ditempel pada pintu rumahnya.
Pria Muslim itu menemukan pesan ini saat hendak keluar rumah. Saat dibaca, catatan itu berisi tentang ucapan selamat datang ke lingkungan mereka. Sungguh simpatik.
" Hari ini mulai tahap baru untuk negara kita," demikian awal kalimat pada pesan tersebut, sebagaimana dikutip Dream dari The Independent, Selasa 24 Januari 2017.
" Tak masalah apapun yang terjadi, ketahuilah masih ada banyak orang yang akan memperjuangkan hak Anda untuk melaksanakan agama, melanjutkan kehidupan tanpa diskriminasi."
Trump yang baru saja dilantik sebagai Presiden ke-45 AS memang dikenal punya pandangan rasis. Selama kampanye dia keram melontarkan pernyataan yang mendiskreditkan umat Muslim.
Trump pernah melontarkan wacana melarang kaum Muslim untuk datang ke Paman Sam. Selama kampanye pula dia pernah mewacanakan mengeluarkan identitas khusus kepada kaum Muslim dan mengawasi masjid-masjid.
Banyak yang khawatir dengan rencana. Pandangan-pandangan itu pula yang membuat aksi menentang Trump merebak, menjelang, saat, dan abahkan setelah dilantik. Tak hanya di AS, aksi penolakan melebar hingga ke negara lain.
Di balik kekhawatiran itu masih ada masyarakat yang bersimpati dengan kelompok lainnya. " Anda diterima di lingkungan kami dan jika Anda memerlukan apapun, silakan mengetuk pintu kami," demikian kalimat penutup surat singkat yang ditemukan pria Muslim itu.
Foto pesan simpatik ini menyebar setelah seseorang yang mengaku keponakan pria Muslim itu, Hend Army, mengunggahnya ke Twitter. Posting itu telah dibagikan ulang lebih dari 150.000 kali.
" Inilah Amerika yang menerima kami sebagai pengungsi politik, Amerika yang memberi kami rumah, dan Amerika yang memelihara harapanku tetap hidup," tulis Hend.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya